CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Nelayan di Kabupaten Cilacap memilih tidak melaut dalam beberapa hari terakhir, karena cuaca di perairan Laut Selatan Jawa sedang tidak bersahabat.
Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap, Parjo Hadi Pranoto mengatakan, gelombang tinggi disertai angin kencang membuat aktivitas melaut berisiko, sementara hasil tangkapan juga tidak menjanjikan.
"Sekarang ini bisa dibilang nelayan sedang memasuki masa paceklik. Cuaca kurang mendukung, ikan juga sulit didapat, jadi banyak yang memilih tidak melaut dulu," ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Menurut Parjo, saat kondisi cuaca seperti ini, ikan cenderung berada di lapisan bawah laut dan jarang naik ke permukaan. Sementara alat tangkap nelayan, terutama panjang jaring, memiliki keterbatasan.
BACA JUGA:Hasil Tangkapan Nelayan Cilacap Merosot Akibat Gelombang Tinggi
"Kondisi ini membuat nelayan kesulitan menjangkau ikan. Ada yang tetap berangkat, terutama kapal besar, tapi hasilnya pun tidak maksimal," jelasnya.
Selama tidak melaut, para nelayan memanfaatkan waktu untuk memperbaiki jaring, mesin, maupun perahu yang membutuhkan perawatan. Selain itu, mereka juga memilih beristirahat sambil menunggu cuaca kembali membaik.
Parjo berharap kondisi cuaca segera membaik agar nelayan bisa kembali melaut dan mendapatkan hasil tangkapan yang lebih baik.
"Kami berharap cuaca segera bersahabat supaya nelayan bisa kembali bekerja normal," katanya.
BACA JUGA:Imbas Cuaca Ekstrem, Tangkapan Ikan TPI Tegalkatilayu Anjlok 57 Persen, Nelayan Tetap Nekat Melaut
Sementara itu salah satu nelayan, Bagyo mengaku sudah beberapa hari tidak melaut karena mempertimbangkan risiko dan hasil tangkapan yang tidak sebanding.
"Kalau dipaksakan berangkat, hasilnya belum tentu ada. Jadi lebih baik menunggu cuaca membaik," ujarnya.
Ia menambahkan, selama tidak melaut, dirinya mengisi waktu dengan membenahi jaring sambil berharap kondisi laut segera kondusif.
"Kalau terlalu lama begini, kami juga bingung untuk kebutuhan sehari-hari. Biasanya kalau sedang musim ikan, sebagian penghasilan disimpan untuk kondisi seperti sekarang," tandasnya.