Dukung UMKM, Desa Jompo Hadirkan Pasar Desa

Selasa 13-01-2026,17:07 WIB
Reporter : Budi Cahyo Utomo
Editor : Bayu Indra Kusuma

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Pemerintah Desa Jompo Kecamatan Kalimanah sukses menghadirkan pasar desa untuk mendukung pengembangan UMKM lokal. Hingga saat ini tercatat ada sekitar 40 pelaku UMKM yang ikut berjualan di Pasar Desa Berkah Rizky ini.

"Pasar Desa ini beroperasi setiap hari libur. Harapannya, ini bisa menghidupkan suasana desa, membangkitkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Desa Jompo," tutur Kepala Desa Jompo, Mun Prasetyo ST saat ditemui Radar Banyumas, kemarin.

Sejak beroperasi pada Desember 2025 lalu, Pasar Desa Berkah Rizky yang berlokasi di depan Balai Desa Jompo ini sudah menarik perhatian pengunjung. Tak hanya warga Desa Jompo, warga dari luar desa juga banyak yang mengunjungi pasar desa itu. Mereka berburu sejumlah produk kuliner yang dijajakan oleh para pelaku UMKM Desa Jompo.

"Guna menghangatkan suasana dan menarik pengunjung, kami adakan even senam dengan menghadirkan instruktur senam dari luar. Selain itu juga ada penampilan hiburan lokal. Ini juga baik untuk mendukung kesehatan masyarakat," tambahnya.

BACA JUGA:Paguyuban UMKM Desa Pekalongan Bojongsari Bidik Peluang Pasar Ekspor

Mun Prasetyo menyampaikan, pasar desa ini juga dikonsep untuk mendukung kerukunan dan keguyuban masyarakat. Para pengunjung diharapkan datang ke pasar ini dengan berjalan kaki. " Ini memungkinkan masyarakat bisa berinteraksi lebih erat. Mereka saling menyapa dan bersilaturahmi. Di Tahun Baru kemarin, banyak masyarakat Jompo yang mudik dari luar kota datang ke pasar ini. Mereka merasa gembira karena bisa berinterksi dengan teman-teman lamanya di pasar desa itu, " tambahnya.

Pemerintah Desa memberikan dukungan peningkatan kapasitas UMKM bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Purbalingga. Pemerintah Desa juga memberikan fasilitas payung pelangi bagi para pelaku UMKM di pasar desa.

"Tahun kemarin baru ada 30 payung. Mudah-mudahan di tahun ini kami bisa memberikan tambahannya agar semua pedagang di pasar desa bisa mendapatkannya," imbuhnya. 

Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Purbalingga, Adi Purwanto mengapresiasi berkembangnya pasar-pasar lokal di tingkat desa. Tidak hanya di Jompo, pasar-pasar yang biasa beroperasi pada hari libur juga ada di Limbasari Kecamatan Bojongsari, di Jembatan Merah Desa Pepedan Kecamatan Karangnoncol dan lainnya.

BACA JUGA:Pasar Bojong Sepi, Ditinggal Pedagang dan Pembeli

Menurutnya, bermunculannya pasar-pasar lokal ini merupakan sebuah upaya terobosan dan kreativitas masyarakat dalam mencari solusi ditengah kondisi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja. "Mereka kreatif mencari inovasi, terobosan dan solusi agar dagangan tetap laris dan bisa bertahan," tuturnya.

Adi berharap, pemerintah desa dan para pelaku UMKM bisa konsisten menjalankannya. Selain itu, perlu menghadirkan pelaku-pelaku usaha yang sudah biasa berjualan. "Mereka lebih siap mental sehingga keberadaan pasar desa bisa terus bertahan. Jangan pelaku UMKM baru semua. Selain itu, perlu menghadirkan produk andalan yang beda dan menjadi daya tarik," tambahnya. (pro)

Tags :
Kategori :

Terkait