Pedagang Kapal Mendoan Ngadu ke Bupati

Senin 15-09-2025,11:36 WIB
Reporter : Cahyo Kuncoro
Editor : Puput Nursetyo

KEBUMEN- Para pedagang yang menempati fasilitas Kapal Mendoan di alun-alun, meminta Pemkab khususnya Bupati Kebumen agar menata ulang para pedagang kaki lima (PKL). Penataan kembali perlu dilakukan, karena para pedagang di Kapal Mendoan mengalami penurunan pendapatan.

Hal itu diungkapkan Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Kebumen, Muhajir saat beraudiensi dengan Bupati Kebumen,  Lilis Nuryani, baru-baru ini. Hadir juga saat itu, Sekda Kebumen Edy Riyanto, Kepala Disperindag Haryono Wahyudi, Kasatpol PP Ira Puspitasari, Kepala Dishub Slamet Toha, serta 10 perwakilan pedagang Kapal Mendoan.

Kepada Bupati, Muhajir menyampaikan keresahan mereka sejak dipindahkan ke Kapal Mendoan. Ia mengungkapkan pendapatan para pedagang justru menurun. Ini terjadi lantaran banyaknya pedagang baru yang bukan atau belum terdaftar sebagai anggota paguyuban PKL Alun-alun.

Repotnya, menurut Muhajir, sejumlah pedagang baru ini berasal dari kalangan ASN. "Sejak pindah ke Kapal Mendoan, pendapatan menurun. Banyak wajah baru yang masuk, bahkan ada yang merupakan keluarga pegawai pemerintah. Lapak seharusnya diberikan kepada wong cilik, bukan keluarga pejabat, " ujar Muhajir, Sabtu (13/9).

Di saat bersamaan, Muhajir juga mengeluhkan adanya pedagang yang melanggar aturan, berjualan dari pagi hingga malam, serta PKL yang tetap berjualan di area terlarang Alun-alun setiap hari. Ini jelas tidak sesuai aturan Pemkab yang menyebutkan pedagang hanya diperbolehkan menggelar dagangan pada Sabtu dan Minggu.  "Pelaksanaan Car Free Night juga kurang kondusif karena masih ada kendaraan melintas di area bermain anak," imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Disperindag Kebumen Haryono Wahyudi menjelaskan, pihaknya terus melakukan evaluasi agar Kapal Mendoan semakin ramai dan menarik pengunjung. "Lapak kosong kami buka secara online dengan syarat warga asli Kebumen yang punya usaha. Terkait lapak PDAM, itu resmi untuk suplai air minum bagi pedagang Kapal Mendoan. Kami juga berencana mengadakan kegiatan bersama untuk mendongkrak omzet pedagang," ujar Haryono.

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengapresiasi inisiatif para pedagang dan berjanji akan menindaklanjuti setiap masukan. Ia mengajak pedagang menjaga kebersihan dan mendukung penertiban PKL di kawasan Alun-alun.(cah)

Tags :
Kategori :

Terkait