BACA JUGA:Intip Daftar Mobil Listrik Yang Aman Buat Mudik
Pengujian jarak tempuh kendaraan juga mengikuti protokol ketat dengan berbasis regulasi dari Eropa untuk memastikan hasil yang dapat diulang dan meminimalkan faktor manusia seperti gaya mengemudi atau perubahan lalu lintas.
Asosiasi AAA juga melakukan uji coba dan merilis hasil uji coba mereka terhadap banyak kendaraan BBM.
Hasilnya, 77% kendaraan bensin dan solar membutuhkan konsumsi BBM lebih besar dibanding yang klaim pabrikan.
AAA telah memulai pengujian kendaraan listrik ini sejak 2022, dengan dana yang disiapkan pemerintah sebesar 14 juta Dollar Australia, setara Rp 148,7 miliar dan puluhan jenis mobil listrik ditest.
BACA JUGA:Mobil Listrik XPENG X9 Resmi Hadir di Indonesia, Siap Tantang Rival di Kelas MPV Listrik Premium
Pihak AAA melakukan serangakaian tes ini demi menjawab keraguan serta kekhawatiran publik atas jarak tempuh kendaraan listrik dalam kondisi yang real, alias pemakaian sehari-hari.