KEBUMEN- Dorongan agar ikan lele dapat masuk menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digaungkan. Kali ini Ketua PC GP Ansor Kebumen Ahmad Amin Mustofa SPdI juga menyampaikan hal serupa.
Sebelumnya dari salah satu peternak dan juga Anggota DPRD Kebumen sekaligus Ketua DPC PPP juga mengatakan hal serupa. Jika ikan lele dapat masuk Menu MBG akan sangat membantu masyarakat kecil.
Ketua Ansor Kebumen Ahmad Amin Mustofa SPdI menegaskan tidak menutup kemungkinan dari para anggotanya ada yang membudidayakan ikan lele. Ini baik untuk usaha sampingan atau pokok.
"Jika dapat masuk, akan sangat bermanfaat. Kami juga mendorong hal itu. Dengan demikian program MBG dapat dirasakan juga oleh Peternak kecil," tuturnya, Selasa (12/8).
Selama ini, lanjutnya, ikan lele memang belum masuk MBG. Biasanya yang digunakan adalah daging ayam, sapi dan telur.
Adapun beberapa pertimbangan yang membuat ikan lele belum masuk yakni ukuran ompreng tidak cukup untuk ikan lele. Artinya ikan lele terlalu besar untuk masuk ompreng. Selain itu menu juga kurang ramah untuk anak-anak.
"Khawatirnya anak-anak tersedak duri. Solusinya, ikan lele dapat dibuat filet. Sehingga durinya aman," katanya.
Amin menegaskan, terkait harga, sebenarnya ikan lele lebih terjangkau. Terkait rasa dan gizi juga bagus. Protein ikan lele dapat memenuhi kebutuhan anak.
"Mudah-mudahan ikan lele dapat masuk MBG. Ini dapat menggairahkan kembali para peternak lele di Kebumen," ucapnya.
Sekedar info, Ikan lele kaya akan protein, asam lemak omega-3, vitamin B, fosfor, zat besi, dan mineral lainnya. Kandungan nutrisi memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. (mam)