Gas Vulkanik Meningkat, Status Gunung Dieng Masih Waspada

Senin 14-07-2025,17:35 WIB
Reporter : Pujud Andriastanto
Editor : Laily Media Yuliana

BANJARNEGARA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Aktivitas vulkanik di kawasan Gunung Dieng, terutama di sekitar Kawah Timbang dan Sileri, menunjukkan peningkatan dalam sebulan terakhir. Meski begitu, status gunung masih berada di Level II atau Waspada.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dieng di Karangtengah, Batur, Bambang Giat Gunawan, menyebut konsentrasi gas CO₂ sempat mengalami kenaikan signifikan. Data terakhir mencatat bahwa meski tren kini melandai, potensi bahaya belum sepenuhnya hilang.

"Pada 4 Juni 2025, CO₂ tercatat 0,26% volume, naik dari sebelumnya 0,2%, dengan suhu kawah 71,5 derajat Celsius. Puncaknya terjadi 10 Juni lalu, mencapai 0,35% dan suhu naik menjadi 72,5°C," ujarnya saat dikonfirmasi.

Namun, kondisi tersebut mulai menunjukkan perbaikan. Ia mengatakan gas beracun tidak keluar dalam bentuk aliran, dan konsentrasi CO₂ saat ini mulai menurun.

BACA JUGA:Aktivitas Kawah Sileri Meningkat, Masyarakat Dieng Diimbau Jaga Jarak Aman

"Per 12 Juli, CO₂ turun ke 0,22%. Memang suhu kawah tetap tinggi di 72,6°C, tetapi ini mengindikasikan kestabilan mulai tercapai. Masyarakat tetap harus waspada, terutama yang berada di sekitar Kawah Timbang dan Sileri," tegas Bambang.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Puliroso, menyatakan bahwa warga sekitar telah cukup siap menghadapi situasi tersebut. Protokol keselamatan pun telah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat di kawasan rawan letusan.

"Warga Dieng sudah terbiasa dengan status Waspada ini. Mereka tahu kapan harus menghindari ladang, misalnya sebelum matahari terbit, atau tidak menggali tanah terlalu dalam di area berisiko seperti Kawah Timbang," ujar Aji, Senin (14/7/2025).

Ia menegaskan bahwa situasi saat ini tidak dalam kondisi mengancam, meskipun status belum diturunkan. Menurut Aji, justru terlihat tren menuju kondisi normal.

"Pantauan kami menunjukkan asap kawah naik secara alami dan konsentrasi gas beracun menurun. Status tetap waspada, tapi masyarakat tidak perlu panik," tambahnya.

BPBD Banjarnegara bersama tim PGA terus melakukan pemantauan rutin dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh kabar tidak resmi. Seluruh informasi terkait aktivitas gunung hanya akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah atau BPBD.

Tags :
Kategori :

Terkait