BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Masuk final Camat Cup U-20 2025 tingkat Kecamatan Sokaraja dengan predikat tidak pernah kebobolan alias cleansheet tentu membanggakan sekaligus beban bagi Sokaraja Tengah menghadapi Wiradadi, Minggu (13/4).
Sebaliknya di kubu Perwira FC rekor cleansheet Sokaraja Tengah seharusnya sangat merangsang Yolan CS untuk mengoyak keperawanan gawang kiper Ardi.
Catatan Radarmas, Sokaraja Tengah melakoni partai yang lebih sedikit menuju ke final. Mencukur Kalikidang 6-0 lalu di penyisihan lalu mengungguli Sokaraja Kulon 1-0 di delapan besar serta yang terbaru menghantam Banjarsari Kidul 4-0 di empat cukup menghantarkan tim asuhan Rois Hidayat ke final.
Sementara di kubu Wiradadi, Perwira FC harus melakoni empat laga untuk menggapai final. Pertama menang tipis atas Karangkedawung 1-0 di penyisihan pertama, Yolan CS masih harus menjalani penyisihan kedua melawan Jompo Kulon yang memperoleh undian bye.
BACA JUGA:Wiradadi Ganas, Banjaranyar Kandas, Skor 3-0
Di laga keduanya, Wiradadi tampil trengginas mengkandaskan PSJK FC lima gol tanpa balas. Lanjut babak delapan besar, Perwira FC sudah ditunggu Pamijen hingga akhirnya Irfan CS ditekuk lewat adu pinalti dengan skor 6-5. Terbaru sore ini, Jumat (11/7) Banjaranyar yang menyingkirkan Kedondong di delapan besar, juga dipulangkan oleh anak asuh Nugroho.
Pelatih Sokaraja Tengah, Rois Hidayat mengatakan sebagai tim yang sejak awal perhelatan Camat Cup U-20 2025 tingkat Kecamatan Sokaraja diunggulkan sebenarnya menjadi beban tersendiri bagi tim dan semua wajib dibuktikan sampai ke final. Menilai calon lawan Sokaraja Tengah di final, menurutnya pribadi Hamba FC Banjaranyar lebih konsisten dan skill semua pemainnya hampir merata.
"Di luar hasil akhir sebenarnya kedua tim berimbang," katanya.
Menghadapi Wiradadi dengan rekor cleansheet, timnya cukup percaya diri meneruskan rekor tersebut. Dasarnya kiper utama Sokaraja Tengah merupakan didikan Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan jam terbang yang tinggi.
BACA JUGA:Sokaraja Tengah vs Banjarsari Kidul, Semangat Membara Menuju Juara
"Pemain belakang kami juga alhamdulillah mumpuni sehingga kami percaya diri melawan Perwira FC," ungkapnya.
Pelatih Perwira FC Wiradadi, Nugroho mengatakan timnya tidak pantas jumawa terlebih sombong dengan Sokaraja Tengah. Bukan apa-apanya, Yolan CS selain modal kompak dan bekerja keras juga beberapa kali dibantu keberuntungan. Tidak diperkuat semua pemain intinya karena harus bekerja di luar Banyumas di final juga membuat Yolan CS seyogyanya rendah hati bertemu Panji kuadrat di final.
"Rendah diri pasti tidak dan semua tetap berjuang agar Desa Wiradadi jadi juara Camat Cup tahun ini," tegas dia. (yda)