Sulit Peroleh Kerja di Negeri Sendiri, CPMI Tunggu Gebrakan KemenP2MI

Minggu 06-07-2025,13:58 WIB
Reporter : Fijri Rahmawati
Editor : Ali Ibrahim

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Kabupaten Banyumas mencatat mayoritas calon pekerja migran Indonesia (CPMI) berpendidikan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

"Bahkan masih ada sebagian yang lulusan sekolah dasar mendaftar sebagai calon pekerja migran," beber Ketua P3MI Kabupaten Banyumas Bangkit Wahyu Indra Gunawan, Minggu (6/7).

Pemerintah menetapkan program wajib belajar 13 tahun. Akan tetapi, CPMI kesulitan memperoleh pekerjaan di negeri sendiri ketika mengandalkan ijazah. Terlebih bagi yang hanya tamat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Lantaran keterbatasan ekonomi tidak mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Oleh karena itu, mereka termotivasi untuk menjadi pekerja migran baik di sektor formal maupun informal. Solusi dari persoalan kesusahan ekonomi yang selama ini menghimpit hidup. Bekerja di negeri orang merupakan pilihan jalan keluar untuk meningkatkan taraf kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan keluarga.

BACA JUGA:PMI Kebumen Butuh 2500 Kantong Darah Dalam 1 Bulan

P3MI hadir untuk secara legal memfasilitasi CPMI yang nyaris putus asa dalam memperoleh pekerjaan. Membantu pemerintah dalam hal membuka lapangan pekerjaan bagi usia produktif. Upaya mengurangi angka pengangguran. 

"Banyak CPMI tingkat pendidikannya rendah. Tapi, peraturan pemerintah belum sepenuhnya berpihak pada mereka. Misalnya, terkait dengan alur birokrasi dan perlindungan," ujar Bangkit.

Padahal pekerja migran merupakan pahlawan devisa negara. Bangkit berharap di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yakni dengan dibentuknya Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI). Terdapat perubahan signifikan terkait regulasi alur birokrasi dan perlindungan pekerja migran.

Hingga saat ini, disebut Bangkit bahwa regulasi CPMI masih mengacu pada aturan lawas. Padahal pemerintah baru sudah sekira delapan bulan berjalan. Namun, belum terdapat gebrakan.

BACA JUGA:Perumdam Tirta Satria Gandeng HIPMI Kelola Toyaniki

"Pekerja migran Indonesia kini sudah punya KemenP2MI, kami menunggu aksi perlindungannya seperti apa dari pemerintah," imbuh Bangkit.

P3MI Kabupaten Banyumas secara legal memfasilitasi penempatan CPMI sektor formal dan informal wilayah Asia Tenggara. Negara tujuan yang paling diminati yaitu Taiwan, Hongkong, Singapore dan Malaysia. (fij)

Tags :
Kategori :

Terkait