Polytron Resmi Luncurkan Mobil Listrik G3 dan G3+, Ini Bedanya!

Kamis 08-05-2025,04:21 WIB
Reporter : Fauzia Mufti Fitti Feldi
Editor : Bayu Indra Kusuma

BACA JUGA:BYD Sealion 7 SUV Listrik Canggih dengan Desain Futuristik

Mobil listrik hasil rebrand mobil listrik Skyworth di Cina ini juga bertabur ADAS. Bahkan, jumlahnya hingga 21 fitur. Mulai dari fitur standar seperti adaptive cruise control sampai autonomous emergency braking ada di mobil ini. 

Yang jelas, G3+ ditujukan bagi konsumen yang menginginkan kenyamanan ekstra, fitur keselamatan lebih lengkap, dan performa berkendara yang lebih sporty.

Dua Skema Kepemilikan: Inovatif dan Fleksibel

Salah satu hal menarik dari peluncuran mobil listrik Polytron adalah model kepemilikan yang fleksibel. Polytron menawarkan dua skema:

• Sewa baterai:

• G3: Rp 299 juta

• G3+: Rp 399 juta

• Biaya langganan baterai: Rp 1,2 juta per bulan (untuk jarak hingga 800 km)

BACA JUGA:Chery J6 EV, SUV Listrik Tangguh untuk Medan Berat dan Kota

BACA JUGA:Zeekr 9X Resmi Meluncur: SUV Listrik Mewah Penantang Tesla dan Mercedes di Shanghai Auto Show 2025

• Beli putus (termasuk baterai):

• G3: Rp 419 juta

• G3+: Rp 459 juta

Skema ini membuat mobil listrik lebih terjangkau bagi masyarakat, khususnya generasi muda atau keluarga baru yang ingin masuk ke dunia kendaraan listrik tanpa beban harga tinggi di awal.

Dukungan Pemerintah dan Harapan Masa Depan

Dalam pidatonya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyatakan bahwa langkah Polytron ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi kendaraan listrik.

"Saya mendapat laporan bahwa tingkat komponen dalam negeri mobil ini cukup tinggi. Ini menjadi pencapaian besar dan menandai kiprah nyata produsen dalam negeri di kancah global," ucapnya.

BACA JUGA:Tesla Model Y 2025: SUV Listrik Ramah Lingkungan, Harga Mulai Rp2 Miliar di Indonesia

BACA JUGA:Mazda EZ-60 Resmi Meluncur, SUV Listrik Bergaya Kodo Siap Tantang Pasar Global

Kategori :