Tapi, tetap aja, suhu tinggi yang terus-terusan bisa jadi racun buat umur baterai. Makanya penting buat hindarin ngecas di tempat yang panas, atau di tempat yang gak punya sirkulasi udara bagus.
Misalnya, taruh HP di atas kasur yang empuk dan hangat itu kelihatannya nyaman, tapi buat HP, itu kayak sauna.
Trus gimana soal ngecas semalaman? Ini juga sering bikin bingung. Banyak orang takut overcharge, padahal HP zaman sekarang udah pinter.
Begitu baterai penuh, arus biasanya langsung diputus atau diatur ulang buat sekadar jaga level daya. Yang lebih penting buat diperhatikan itu suhunya, bukan durasi ngecasnya.
BACA JUGA:5 Keunggulan Jika Menggunakan Fitur Wireless Charging! BACA JUGA:5 Kesalahan Mengecas HP yang Harus Dihindari untuk Umur Baterai yang Lebih LamaKalau HP-nya adem-adem aja semalaman, gak masalah. Tapi kalau dia panas terus gara-gara ditutupin selimut atau kena matahari pagi, baru deh bisa bikin baterainya lebih cepat lelah.
Dan ngomong-ngomong soal kebiasaan, menguras baterai sampe 0% tiap hari juga bukan ide bagus. Banyak yang mikir itu bisa bantu kalibrasi, padahal justru bisa mempercepat degradasi.
Idealnya, jaga baterai tetap di kisaran 20–80%. Itu zona nyaman buat lithium-ion biar gak stres dan bisa bertahan lebih lama.
Jadi, pertanyaan besarnya: apakah wireless charging bikin baterai cepat rusak? Jawabannya: enggak, asal kamu paham cara pakenya.
BACA JUGA:Tips Merawat Baterai Ponsel Kalian Agar Tidak Cepat Rusak
BACA JUGA:Jangan Disepelekan, Inilah 5 Kebiasaan yang Membuat HP Cepat Rusak!
Panas memang jadi perhatian utama, tapi itu juga bisa terjadi kalau kamu pakai kabel sembarangan, atau ngecas sambil main game berat. Kuncinya ada di penggunaan yang bijak dan sadar.
Wireless charging itu ibarat jalan tol: praktis, cepat, dan bikin hidup lebih simpel. Tapi kalau kamu gak hati-hati, bisa-bisa malah jadi bumerang buat baterai.
Taruh HP-nya di posisi yang pas, hindari penggunaan berlebih pas ngecas, dan perhatiin suhu sekitar. Kalau semua itu dijaga, baterai kamu bisa bertahan lama, entah pakai kabel atau nirkabel.
Karena pada akhirnya, umur baterai bukan cuma soal metode ngecas, tapi soal kebiasaan kamu sehari-hari.
BACA JUGA:HP Basah Saat Lebaran? Cegah Kerusakan dengan Langkah-Langkah Ini!