Kawanan Babi Hutan Satroni Desa Sokawera Cilongok

Senin 06-03-2017,14:07 WIB

CILONGOK-Kawanan babi hutan kembali meresahkan warga Grumbul Kejubug Desa Sokawera Kecamatan Cilongok. Sabtu (4/3) pukul 06.30, lebih dari lima ekor babi hutan masuk ke wilayah pemukiman warga. Dua diantaranya berhasil ditangkap warga. Kepala Desa Sokawera Mukhayat mengatakan, kawanan babi hutan masuk ke pemukiman pada Sabtu (4/3) bukan kejadian pertama di wilayah desanya. Sebelumnya juga terjadi serangan babi hutan terhadap warga yang sedang mandi di pemandian umum yang menyebabkan warga tersebut terluka. "Untuk kejadian sebelumnya, babi hutan melukai warga. Pada kejadian kemarin, tidak ada warga yang diserang namun warga ketakutan kejadian serupa setelah lebih dari lima ekor babi hutan masuk ke wilayah pemukiman warga,"jelasnya, Minggu (5/3). Karena warga ketakutan diserang babi hutan seperti kejadian sebelumnya, lanjut Mukhayat, beberapa pemuda melakukan pengejaran dan berhasil menangkap dua ekor babi hutan tersebut. Selama ini warga selain ketakutan juga resah karena tanaman warga dirusak. "Babi hutan menyerang warga dan merusak tanaman. Hal ini membuat warga melakukan pemburuan babi hutan. Namun dalam pemburuan dan pengintaian tidak membuahkan hasil sampai akhirnya kawanan babi hutan masuk ke pemukiman warga. Setelah itu dilakukan pengejaran sampai dua ekor babi kena amukan dan mati,"katanya. Terkait masih rawannya babi hutan masuk pemukiman warga, warga dihimbau tetap hati-hati dalam beraktivitas. Pasalnya, kawanan babi hutan bisa kapan saja menyerang warga dan merusak tanaman. Terlebih lagi dengan kondisi wilayah Desa Sokawera terutama bagian utara yang berdekatan dengan hutan. "Warga tetap kami himbau untuk waspada terhadap ancaman serangan babi hutan ini. Wilayah Sokawera bagian utara memang berdekatan dengan hutan sehingga rawan dimasuki kawanan babi hutan. Jika akan beraktivitas, sebaiknya jangan sendirian, terlebih beraktivitas di perkebunan atau hutan,"pungkasnya. (gus/bdg)

Tags :
Kategori :

Terkait