Jika Anda menekan rem terlalu lama, akan terjadi jeda waktu saat perpindahan gigi yang dapat menyebabkan mobil tergelincir mundur.
BACA JUGA:5 Mobil Matic Terbaik 2025 Bagi Para Ibu Muda Yang Energik dan Stylish
5. Perhatikan Tingkat Kecuraman Tanjakan
Tanjakan yang lebih curam memerlukan perhatian ekstra. Di daerah dengan medan pegunungan atau tanjakan yang curam, posisi D tidak akan cukup.
Sebaiknya, gunakan posisi D2 atau lebih rendah seperti D1 atau L untuk memberikan tenaga lebih pada mobil.
Terutama saat menghadapi tanjakan yang sangat curam atau dalam kondisi jalan macet yang memerlukan pengendalian kecepatan yang lebih presisi.
Posisi gigi rendah memberikan tenaga lebih saat mobil melaju lambat atau berjalan merayap di tanjakan curam.
BACA JUGA:Mobil Matic Paling Hits di 2025, Tren dan Pilihan Terbaik
BACA JUGA:Cara Cepat Belajar Mengemudi Mobil Matic, Panduan Lengkap untuk Pemula
Dengan menggunakan posisi ini, mesin tidak akan kehilangan tenaga dan akan bekerja secara optimal untuk menjaga mobil tetap melaju dengan lancar.
6. Gunakan Rem Tangan Saat Berhenti di Tanjakan
Jika Anda berhenti di tanjakan, sebaiknya gunakan rem tangan (handbrake) untuk menghindari mobil mundur.
Hal ini sangat penting ketika Anda melakukan stop and go di jalan tanjakan yang curam.
Dengan menggunakan rem tangan, Anda bisa melepaskan kaki dari pedal rem tanpa khawatir mobil akan mundur saat pindah ke pedal gas.
BACA JUGA:Rekomendasi Mobil Matic dengan Harga di Bawah 250 Juta di Awal Tahun 2025
BACA JUGA:Tips Mengemudi Mobil Matic di Jalan Sempit Bagi Pemula: Wajib Lihat Spion Kanan, Ini Alasannya
Pada mobil matic jenis AMT (Automated Manual Transmission), ada jeda waktu beberapa detik saat kaki berpindah dari rem ke gas, yang bisa menyebabkan mobil tergelincir mundur.