BACA JUGA:Gak Pakai Ribet! Begini Cara Daftar QRIS untuk Bisnis dan UMKM
BACA JUGA:Pembayaran Dompet Digital Tap QRIS Menunjang Pengoptimalan UMKM di Bulan Ramadan 2025
QRIS palsu sering kali tidak memiliki logo atau menggunakan gambar berkualitas rendah. Terkadang, logo terlihat buram, pecah, atau tidak presisi.
Jika kamu melihat QRIS dengan logo yang tampak mencurigakan, segera waspada. Bisa jadi itu merupakan QRIS palsu yang sengaja dibuat untuk menipu.
Jangan ragu untuk membandingkan dengan QRIS resmi dari merchant lain. Biasanya, perbedaan kualitasnya akan terlihat jelas.
Warna dan Desain Berbeda
QRIS asli memiliki desain yang khas dengan warna yang tajam. Hal ini bertujuan agar kode QR dapat terbaca dengan baik oleh kamera HP.
BACA JUGA:Praktis dan Cepat! Cara Membayar Belanjaan di Alfamart Menggunakan QRIS
BACA JUGA:Dompet Digital QRIS Jadi Solusi Transaksi Masa Depan yang Praktis, Aman, dan Penuh Kejutan
Cetakan QRIS asli juga memiliki kualitas tinggi, bahkan tetap terlihat jelas meski terkena air. Warna dan bentuknya tetap presisi saat diperhatikan lebih dekat.
Sebaliknya, QRIS palsu sering kali tampak pudar atau memiliki desain yang kurang jelas. Beberapa bahkan menggunakan warna yang berbeda dari QRIS pada umumnya.
Jika menemukan QRIS dengan desain yang tidak lazim, sebaiknya berhati-hati. Ada kemungkinan besar kode tersebut bukan dari merchant yang sah.
Nama di Aplikasi Berbeda dengan Nama di Stiker QRIS
Salah satu cara paling efektif untuk membedakan QRIS asli dan palsu adalah mencocokkan nama merchant. Perhatikan nama yang tertera di QRIS sebelum melakukan transfer.
BACA JUGA:Mudah dan Berkah! Transaksi Non-Tunai dengan QRIS Selama Ramadan
BACA JUGA:Bayar Praktis di Pasar Ramadhan dengan Dompet Digital QRIS
Setelah kode dipindai, nama merchant akan muncul di aplikasi pembayaran. Cocokkan nama tersebut dengan yang tertulis di stiker QRIS.
Jika namanya berbeda, sebaiknya batalkan transaksi. Perbedaan nama bisa menjadi tanda bahwa QRIS tersebut mengarah ke rekening lain.