BANYUMAS-Rusaknya jalan nasional mulai dari Cilongok-Ajibarang sampai Pekuncen menyebabkan arus lalu lalu lintas tersendat. Bahkan pada Minggu (28/11), arus lalu lintas ke arah Pekuncen tersendat sampai ke pertigaan Poslantas Ajibarang atau sekitar 10 kilometer. Bahkan pada Senin (29/11) pukul 07.30, truk mogok di Karangkemiri Pekuncen menambah parahnya kemacetan di jalur tersebut. Di jalur Cilongok, warga yang berada di dekat jalan nasional memasang tanda peringatan dengan menanam pohon pisang hampir 30 titik dari SPBU Losari sampai perbatasan dengan Desa Cikidang. Bukan hanya pohon pisang, namun warga juga memasang roda bekas. Kapolsek Pekuncen AKP Sutarno yang turun langsung dalam pengaturan lalu lintas mengatakan, jalur Pekuncen-Ajibarang kondisinya rusak. Banyak titik lubang jalan yang membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas. Dengan banyaknya titik jalan rusak tersebut menyebabkan kendaraan yang melintas hanya bisa dengan kecepatan rendah. Sementara jumlah kendaraan yang melintas sangat padat, sehingga arus lalu lintas tersendat. "Sejak lima hari yang lalu, lalu lintas dari Pekuncen ke Ajibarang atau Ajibarang ke Pekuncen sudah tersendat. Hal itu disebabkan oleh jalan rusak yang mengakibatkan kendaraan melintas dengan kecepatan rendah. Ditambah lagi beberapa kendaraan mogok sehingga jalur sekitar kendaraan mogok dengan sistem buka tutup,"jelas Kapolsek, Senin (29/11). Setiap hari, lanjut Kapolsek, anggota Polsek Pekuncen berkoordinasi dan turun ke jalan dengan petugas Pos Lalu Lintas Ajibarang untuk mengatur lalu lintas di jalur Pekuncen. Untuk menghindari kemacetan parah, pihaknya juga mengalihkan arus lalu lintas dari arah Brebes ke jalur alternatif Legok menuju Pekuncen. Begitu juga sebalikny, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Cilongok jika Pekuncen macet parah, arus kendaraan dari Purwokerto menuju Brebes dialihkan ke jalur alternatif bagi kendaraan pribadi atau roda dua. Sementara itu di jalur nasional masuk Kecamatan Cilongok tepatnya di Desa Karanglo, warga memasang tanda peringatan dengan menanam pohon pisang di sepanjang jalan. Hal itu karena jalur tersebut penuh dengan lubang yang dalam serta sering terjadi kecelakaan. Salah satu warga setempat Wasis mengatakan, aksi warga dengan menanam pohon pisang setelah hujan yang turun hampir enam jam lebih pada Jumat (26/11) menyebabkan jalur rusak dan muncul lubang. Kemudian, kecelakaan sering terjadi di jalur tersebut. "Aksi menanam pohon merupakan inisiatif warga dengan kondisi jalan yang rusak berat. Tujuan warga adalah supaya pengguna jalan terutama pengendara motor tidak terjebak lubang sehingga kami kasih tanda peringatan. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut," harapnya.(gus/bdg)
Jalan Rusak, Jalur Ajibarang-Pekuncen Tersendat
Selasa 29-11-2016,12:56 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,16:56 WIB
Siswi Meninggal Tenggelam di Kedung Kampak Banyumas, Dua Temannya Selamat Saat Olahraga di Luar Sekolah
Kamis 30-07-2026,17:28 WIB
Perceraian ASN dan P3K di Cilacap Meningkat, Tiap Bulan Ada 10-20 Pengajuan Izin Cerai
Kamis 30-07-2026,16:13 WIB
Sekolah Rakyat Cilacap Tunda MPLS, Tunggu Asrama Siap
Kamis 30-07-2026,18:07 WIB
Sidang Gugatan Kredit di Purwokerto Kembali Tertunda, Tergugat Utama Absen, Hakim Beri Panggilan Terakhir
Kamis 30-07-2026,17:10 WIB
HAN 2026, Pemkab Purbalingga Dorong Penguatan Perlindungan Anak hingga Tingkat Desa dan Kelurahan
Terkini
Jumat 31-07-2026,15:51 WIB
Karhutla Gunung Putri Banyumas Kembali Terjadi, Warga Berhasil Jinakkan Api
Jumat 31-07-2026,15:30 WIB
Skor TBS SNT Banyumas Jadi Evaluasi Pusat, Nilai Numerasi Calon Murid Masih Perlu Ditingkatkan
Jumat 31-07-2026,14:52 WIB
BPBD Minta Kedung Kampak Banyumas Berbenah, Siswa Tenggelam Picu Evaluasi Sistem Keselamatan
Jumat 31-07-2026,14:05 WIB
Aniaya Satpam, Pria di Purwokerto Jadi Tersangka, Korban Dipukul Pipa Rokok Kayu hingga Kepala Robek
Jumat 31-07-2026,13:54 WIB