Ramadan dan Efisiensi Anggaran, Sebuah Renungan Optimisme dalam Mencari Rezeki

Sabtu 08-03-2025,05:00 WIB
Reporter : Dr. Labib Sajawandi, M.Pd
Editor : Ali Ibrahim

Ramadan: Momentum Menguatkan Optimisme

Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menguatkan optimisme dalam mencari rezeki. Selama Ramadan, kita diajarkan untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal shaleh, dan mendekatkan diri kepada Allah. Puasa mengajarkan kita untuk bersabar dan percaya bahwa Allah akan memberikan rezeki yang terbaik. Amal-amal kita akan dilipat gandakan oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman:  

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku." (QS. Al-Baqarah: 186)

Doa adalah senjata utama seorang Muslim dalam menghadapi segala tantangan, termasuk ketidakpastian ekonomi. Dengan memperbanyak doa, terutama di bulan Ramadan, kita bisa memohon kepada Allah agar membukakan pintu rezeki yang luas dan berkah.

Maka diakhir tulisan ini, penulis ingin menguatkan optimisme kaum muslimin, bahwa Allah SWT tetap membuka lebar nikmat kepada hambanNya. Memang secara makro kita tetap perlu kritisi setiap kebijakan agar betul-betul bermanfaat untuk kemaslahatan rakyat. Tetapi secara mikro kita sebagai muslim jangan sampai putus asa dan kehilangan optimisme dalam hidup. 

Efisiensi anggaran mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang, tetapi sebagai Muslim, kita harus tetap optimis karena rezeki adalah urusan Allah. Rezeki yang ditetapkan, digantungkan, dan dijanjikan oleh Allah tidak akan terpengaruh oleh kebijakan manusia. Yang perlu kita lakukan adalah terus berusaha, bertakwa, dan berdoa.

Bulan Ramadan mengajarkan kita untuk bersabar, bersyukur, dan percaya bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan menguatkan keyakinan bahwa rezeki dari Allah tidak akan pernah tertukar atau tertunda.

وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ

"Dan di langit terdapat (jaminan) rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu." (QS. Adz-Dzariyat: 22)

Dengan keyakinan ini, kita bisa menghadapi segala tantangan ekonomi dengan hati yang tenang dan penuh optimisme. Selamat menunaikan ibadah Ramadan, selamat menikmati jamuan Allah SWT. semoga kita semua diberikan rezeki yang hala, berkah dan melimpah. Aamiin.

Wallahu A’lam Bisshowab. 

 

Kategori :