Tidak Ada Organisasi Independen yang Menguji Rolls-Royce Selain dari pihak produsen, biasanya organisasi seperti Euro NCAP atau NHTSA melakukan uji tabrak secara independen. Namun, hingga saat ini, tidak ada lembaga yang bersedia mengeluarkan biaya besar untuk menguji Rolls-Royce.
BACA JUGA:Mobil Bekas di Bawah 80 Juta: Pilihan Terbaik untuk Budget Terbatas
BACA JUGA:Nissan Ariya 2025 Cocok Bagi yang Ingin Beralih ke Mobil Listrik
Karena mobil ini tidak diproduksi massal, hasil uji tabraknya juga dianggap kurang relevan bagi kebanyakan konsumen. Sebagian besar pemilik Rolls-Royce membeli mobil ini bukan untuk alasan keamanan semata, melainkan sebagai simbol kemewahan dan status sosial.
Selain itu, Rolls-Royce sendiri melakukan simulasi uji tabrak menggunakan teknologi komputerisasi canggih. Simulasi ini memungkinkan perusahaan untuk menganalisis dampak kecelakaan tanpa perlu menghancurkan mobil fisik.
Keamanan Rolls-Royce Tetap Terjamin Meskipun tidak melalui uji tabrak seperti mobil lain, Rolls-Royce tetap memastikan keamanan penumpangnya. Setiap mobil dirancang dengan material berkualitas tinggi dan teknologi canggih untuk memberikan perlindungan maksimal.
Struktur bodi Rolls-Royce dibuat dengan tingkat kekuatan tinggi untuk menyerap benturan dengan optimal. Selain itu, berbagai fitur keselamatan seperti airbag canggih, kontrol stabilitas, dan sistem pengereman otomatis turut melengkapi mobil ini.
BACA JUGA:5 Kelebihan Mobil Listrik VinFast VF 3, Slot CCS2 dan Sudah Fast Charging
BACA JUGA:5 Mobil Irit yang Cocok Buat Harian, Hemat Bensin Tapi Tetap Stylish!
Rolls-Royce juga mengadopsi teknologi inovatif seperti sistem deteksi tabrakan dan pengereman otomatis. Teknologi ini membantu mengurangi risiko kecelakaan dengan memperingatkan pengemudi atau bahkan menghentikan mobil secara otomatis saat diperlukan.
Rolls-Royce, Mobil untuk Mereka yang Menginginkan Lebih dari Sekadar Kendaraan Bagi kalangan tertentu, memiliki Rolls-Royce bukan hanya tentang memiliki mobil. Ini adalah simbol keberhasilan, eksklusivitas, dan kenyamanan yang tidak bisa ditemukan di merek lain.
Sebagian besar pemilik Rolls-Royce adalah pengusaha sukses dengan gaya hidup yang dinamis. Mereka tidak hanya mencari alat transportasi, tetapi juga ruang pribadi yang nyaman untuk beristirahat di tengah kesibukan bisnis.
Profil Rata-Rata Pemilik Rolls-Royce Menurut berbagai laporan industri, rata-rata pemilik Rolls-Royce adalah individu dengan pendapatan tahunan sekitar 6 juta dolar AS. Kebanyakan dari mereka berada dalam usia 40 hingga 50 tahun dan menjadikan mobil ini sebagai bagian dari gaya hidup eksklusif mereka.
BACA JUGA:Rekomendasi Mobil Pemula dengan Fitur Canggih dan Harga Ramah Kantong
BACA JUGA:Wuling New Air EV vs Honri Boma, Mobil Listrik Mana yang Lebih Unggul?
Bagi mereka, Rolls-Royce bukan sekadar kendaraan, melainkan tempat perlindungan bergerak dari hiruk-pikuk dunia bisnis. Saat mereka berada di dalam mobil ini, mereka bisa menikmati ketenangan dan kenyamanan maksimal.