Untuk menangani permasalahan ini, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan kondisi aki dengan seksama. Salah satu tindakan yang bisa diambil adalah mengukur tegangan aki menggunakan alat pengukur tegangan atau voltmeter.
Apabila tegangan aki berada di bawah angka normal, bisa jadi aki tersebut perlu segera diganti.
5. Kendaraan Mogok atau Mati Total karena Aki yang Tidak Berfungsi
Kendaraan yang mogok atau mati mendadak dapat menjadi kendala yang cukup mengganggu, terutama jika masalahnya berasal dari aki yang tidak berfungsi.
BACA JUGA:5 Fitur Keselamatan Mobil Listrik Nissan X-Trail e-Power, Inovasi untuk Perlindungan Maksimal
BACA JUGA:5 Kelebihan Mobil Listrik Nissan X-Trail e-Power, Teknologi Hybrid yang Menginspirasi
Salah satu efek buruk dari aki yang berhenti berfungsi adalah kendaraan menjadi sulit atau bahkan tidak bisa dinyalakan sama sekali.
Aki yang tidak berfungsi atau soak dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu penyebab umum adalah minimnya penggunaan aki dengan konsisten atau kendaraan yang jarang dioperasikan.
Aki mobil memiliki usia pakai yang disarankan, dan jika sudah melewati batas waktu tersebut, aki akan mulai lemah. Kurangnya tegangan pada aki juga dapat berkontribusi pada masalah ini.
Langkah yang Harus Diambil Saat Aki Mobil Soak
Setelah memahami tanda-tanda kendaraan memiliki aki yang soak atau mengetahui penyebabnya, penting untuk merawat aki dengan tepat. Ada beberapa langkah yang dapat diambil, tergantung pada ciri-ciri aki yang bermasalah.
BACA JUGA:Toyota Calya 2025: Mobil Keluarga yang Makin Modern dan Canggih
BACA JUGA:Review Mobil Toyota Calya: Spesifikasi, Performa, dan Keunggulannya di Kelas LCGC
Mengatasi masalah aki mobil yang soak atau gangguan pada aki bisa dilakukan dengan berbagai cara, namun jika usia pakai aki telah melampaui batas yang disarankan, itu merupakan indikasi bahwa aki perlu segera diganti.
1. Pemeriksaan Aki Mobil Secara Rutin
Pemeriksaan mengenai kondisi aki mobil sebaiknya dilaksanakan dengan frekuensi yang disarankan. Frekuensi ini mungkin bervariasi tergantung pada jenis aki dan usia pemakaiannya.
Sebagai contoh, aki basah umumnya memerlukan pemeriksaan setiap 3 bulan, sedangkan aki kering mungkin membutuhkan pemeriksaan setiap 6 bulan.
BACA JUGA:Jangan Beli Mobil Listrik Sebelum Tahu Teknologi Baterainya, Nomor 3 Bikin Kaget!
BACA JUGA:5 Mobil Bekas Terbaik di Bawah Rp 50 Juta yang Masih Handal Kualitasnya