BACA JUGA:Murah Banget! Inilah Daftar Motor Listrik Murah di Bawah 20 Jutaan
- Suspensi keras: Suspensi depan dan belakang mungkin menggunakan bahan yang lebih sederhana sehingga memberikan kenyamanan minim.
- Tidak cocok untuk beban berat: Jika sering membawa barang atau berboncengan, performa suspensi bisa menurun.
Solusi: Pengguna bisa mengganti suspensi dengan produk aftermarket berkualitas lebih baik untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
3. Daya Motor Rendah
BACA JUGA:Perbandingan Motor Listrik Murah dan Bekas: Mana yang Lebih Menguntungkan?
BACA JUGA:10 Risiko Membeli Motor Listrik Murah
Motor listrik murah sering kali dilengkapi motor dengan daya rendah, seperti 500W hingga 1500W. Ini berdampak pada performa kecepatan dan kemampuan motor listrik.
- Akselerasi lambat: Dengan daya motor yang kecil, akselerasi kurang responsif, terutama saat mendaki tanjakan.
- Kecepatan maksimum rendah: Biasanya kecepatan maksimal hanya mencapai 50-60 km/jam, sehingga kurang ideal untuk perjalanan jauh atau berkendara di jalan raya.
Solusi: Sesuaikan penggunaan motor untuk kebutuhan harian dalam kota. Untuk performa lebih tinggi, Anda perlu mempertimbangkan motor dengan daya di atas 2000W.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Motor Listrik Murah dan Berkualitas untuk Pelajar dan Mahasiswa
BACA JUGA:Motor Listrik Murah Hanya Rp 1 Jutaan: Pilihan Terjangkau di Era Kendaraan Listrik
4. Kualitas Material Body
Material body motor listrik murah sering kali terbuat dari plastik dengan kualitas standar yang tidak sekuat motor listrik kelas atas.
- Mudah tergores atau retak: Plastik ringan ini rentan terhadap kerusakan akibat benturan kecil.
- Kurang tahan cuaca ekstrem: Paparan sinar matahari atau hujan terus-menerus bisa membuat warna cepat pudar.
BACA JUGA:Kelebihan dan Kekurangan Motor Listrik Murah untuk Pemakaian Harian