- Periksa radiator CVT: Pastikan radiator atau pendingin transmisi CVT dalam keadaan baik. Bersihkan jika terdapat kotoran atau sumbatan pada sistem pendinginan.
- Periksa level cairan pendingin: Pastikan cairan pendingin berada pada level yang tepat. Cairan yang kurang bisa mengurangi efektivitas pendinginan.
- Cek kipas pendingin: Jika kipas pendingin CVT tidak berfungsi dengan baik, suhu transmisi akan mudah naik, menyebabkan selip. Periksa kipas dan pastikan berfungsi dengan baik.
BACA JUGA:7 Rekomendasi Mobil Keluarga dari YouTuber Otomotif Fitra Eri
BACA JUGA:Update Harga Mobil Bekas Toyota Avanza 1.3 G 2004 yang Masih Banyak Dicari
4. Lakukan Kalibrasi Ulang CVT
Beberapa masalah pada transmisi CVT dapat disebabkan oleh kesalahan pengaturan sistem elektronik yang mengontrol perpindahan gigi.
Jika ECU (Electronic Control Unit) atau modul kontrol transmisi tidak berfungsi dengan baik, transmisi dapat melakukan perpindahan daya yang tidak sesuai dengan kebutuhan kendaraan, yang akhirnya menyebabkan selip.
Langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini:
BACA JUGA:10 Mobil Villain Terbaik dalam Film Fast & Furious 1 hingga 10
BACA JUGA:Terjangkau dan Mewah! 5 Mobil Murah yang Mirip dengan Toyota Alphard
- Lakukan kalibrasi ulang ECU: Beberapa mobil modern dilengkapi dengan perangkat diagnostik yang memungkinkan teknisi untuk mengkalibrasi ulang ECU transmisi.
- Gunakan alat scan OBD: Alat scan OBD (On-Board Diagnostics) bisa digunakan untuk memeriksa adanya kode kesalahan (error code) pada sistem transmisi.
Jika ada kode yang menunjukkan masalah dengan ECU, segera bawa mobil ke bengkel untuk dilakukan perbaikan.
5. Perbaikan atau Penggantian Komponen CVT yang Rusak
BACA JUGA:Daftar Harga Mobil Honda Civic Dari yang Paling Murah Sampai Paling Mahal
Jika setelah memeriksa cairan, sabuk, puli, sistem pendinginan, dan kalibrasi ulang, masalah selip CVT masih terjadi, kemungkinan ada komponen transmisi yang rusak.
Kerusakan pada komponen internal transmisi, seperti pompa oli atau komponen sistem kontrol lainnya, bisa menyebabkan transmisi berfungsi tidak optimal.