Kasi Trantib Kecamatan Kemranjen, Cahyo Suharso, tidak suka menganggur sepulang dari kantor. Dia memiliki kegiatan di rumah, yaitu menjadi peternak kelinci. Permasalah yang sering dialami saat beternak kelinci, yaitu kandang yang bau, sulit mencari rumput pada musim kemarau, serta berat badan kelinci yang tidak naik. Berawal dari kegelisahan itulah, pria 55 tahun itu berinovasi membuat Fur Kelinci yang dia beri nama furci. Percobaan membuat furci tidak semudah yang dia bayangkan. Cahyo memanfaatkan limbah tahu dan tempe. "Ada 12 bahan baku untuk membuat furci, diantaranya ampas tahu dan kulit ari tembe," ujarnya. Dengan inovasi furci yang dia buat, kini kandang kelincinya pun tidak berbau menyengat karena kotoran. Saat musim kemarau pun dia tak lagi dipusingkan dengan langkanya rumput. "Baru berusia sekitar dua bulan, beratnya mencapai 1,8 kilogram,"imbuhnya. (wah)
Ciptakan Furci
Sabtu 19-03-2016,11:01 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 25-07-2026,14:07 WIB
Kebakaran Lahan dan Limbah Lem Terjadi di Cilongok, Damkar Banyumas Padamkan Api dalam Waktu 35 Menit
Sabtu 25-07-2026,14:32 WIB
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Terkini
Sabtu 25-07-2026,14:32 WIB
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Sabtu 25-07-2026,14:07 WIB
Kebakaran Lahan dan Limbah Lem Terjadi di Cilongok, Damkar Banyumas Padamkan Api dalam Waktu 35 Menit
Sabtu 25-07-2026,07:53 WIB
Lebih Dekat dengan Pengolahan Sampah Sida Jaya Desa Penaruban Purbalingga
Jumat 24-07-2026,18:54 WIB
Pemprov Jateng Mulai Tanamkan Konsep Industri Hijau kepada Siswa SMA/SMK
Jumat 24-07-2026,17:43 WIB