Meskipun terlihat tidak terlalu dalam, genangan air bisa menyembunyikan bahaya lain, seperti lubang atau jalan yang bergelombang.
Lebih buruk lagi, jika kalian menginjak genangan air dengan kecepatan tinggi, kendaraan bisa terjebak dalam air dan mengalami kerusakan atau tergelincir.
Mengapa Harus Menghindari Genangan Air?
Genangan air bisa menyebabkan aquaplaning, yakni kondisi ketika ban mobil kehilangan daya cengkeramannya pada jalan karena air yang terperangkap di antara ban dan permukaan jalan.
BACA JUGA:Hindari! 5 Gaya Mengemudi yang Membuat CVT Mobil Cepat Aus
BACA JUGA:Kebiasaan Mengemudi yang Membuat Motor Matic Jadi Hemat Bensin
Ini bisa mengakibatkan mobil kehilangan kendali dan tergelincir ke arah yang tidak diinginkan. Selain itu, genangan air juga bisa menutupi lubang atau kerusakan jalan yang berbahaya bagi kendaraan.
Cara Menghindari Genangan Air
Jika kalian melihat genangan air di depan, cobalah untuk menghindarinya dengan mengalihkan arah ke jalur yang lebih aman.
Atau jika itu tidak memungkinkan, kurangi kecepatan dengan hati-hati sebelum melewati genangan tersebut.
BACA JUGA:7 Penyebab Utama Kerusakan CVT Mobil Honda
BACA JUGA:5 Cara Ampuh Merawat Mobil Warna Putih agar Tidak Luntur dan Selalu Mengkilap
4. Perhatikan Kondisi Ban dan Sistem Rem
Ban yang baik adalah kunci utama untuk mengemudi dengan aman dalam segala kondisi, termasuk saat hujan.
Ban yang sudah aus atau memiliki tekanan angin yang rendah akan meningkatkan kemungkinan kecelakaan.
Pentingnya Ban yang Baik
Ban mobil memiliki peran yang sangat vital saat hujan.
BACA JUGA:8 Tips Memilih Mobil untuk Kebutuhan Harian, Perhatikan Sebelum Membeli
BACA JUGA:Pentingnya Mengganti Timing Belt Mobil Tepat Waktu, Kamu Harus Tahu!
Ban dengan tapak yang dalam dan kondisi yang baik dapat membantu mengalirkan air dari bawah ban, mencegah aquaplaning, dan menjaga traksi mobil tetap optimal di jalan yang licin.