Karet pada V-belt cenderung mengeras seiring waktu, yang membuatnya lebih rentan terhadap keretakan dan putus.
V-belt yang telah digunakan dalam waktu lama juga dapat meregang, sehingga tidak bisa lagi mentransfer tenaga dengan baik.
Penting untuk selalu memeriksa usia pemakaian V-belt, dan menggantinya secara berkala sesuai dengan anjuran pabrikan agar tidak putus di tengah perjalanan.
BACA JUGA:Cara Merawat V-Belt Motor Listrik Bisa Memperpanjang Umur Pakai
BACA JUGA:PERBEDAAN V-Belt Motor Listrik dengan Motor Konvensional
6. Perubahan Cuaca dan Suhu Ekstrem
Motor listrik yang digunakan dalam kondisi suhu ekstrem, baik panas atau dingin, dapat mempengaruhi daya tahan V-belt.
Suhu panas yang berlebihan membuat karet V-belt menjadi lunak dan elastisitasnya menurun, sementara suhu dingin bisa membuat karet menjadi kaku dan rapuh.
Perubahan cuaca yang drastis juga mempercepat keausan V-belt.
BACA JUGA:8 Tips Perawatan Motor Listrik yang Perlu Anda Tahu!
BACA JUGA:Bagaimana Perawatan Motor Listrik Hasil Konversi? Simak Biar Gak Salah!
7. Kesalahan Penggunaan Motor
Penggunaan motor yang tidak halus, seperti menarik gas secara tiba-tiba atau memaksa motor listrik untuk akselerasi tinggi dalam waktu singkat dapat memberikan tekanan besar pada V-belt.
Gaya berkendara yang kasar dan sering memaksa mesin untuk berakselerasi penuh akan menyebabkan V-belt meregang dan cepat aus.
Berkendaralah dengan halus dan hindari akselerasi mendadak agar V-belt lebih awet.
BACA JUGA:Meski Minim, Perawatan Sistem Penggerak Motor Listrik Tak Boleh Diabaikan!
BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! Kenali Dua Model Mesin Penggerak Motor Listrik Sebelum Beli!
8. Kurangnya Pelumasan pada Sistem Penggerak
Sistem penggerak pada motor listrik biasanya memerlukan pelumasan yang cukup agar komponen-komponen di dalamnya, termasuk V-belt, bekerja dengan lancar.