Pulley yang tidak seimbang dapat menjadi salah satu penyebab utama getaran pada CVT motor matic karbu.
Pulley adalah komponen yang mengatur diameter kerja V-Belt. Jika pulley tidak seimbang, misalnya karena adanya keausan yang tidak merata atau kerusakan fisik seperti retak, kinerja CVT akan terganggu.
Hal ini dapat mengakibatkan getaran saat kendaraan bergerak karena V-Belt tidak dapat bergerak dengan lancar di antara pulley.
Untuk mengatasi masalah ini, periksalah kondisi pulley secara berkala. Jika kalian menemukan tanda-tanda ketidakseimbangan atau kerusakan fisik pada pulley, segera lakukan perbaikan atau penggantian.
Pastikan untuk menggunakan pulley yang sesuai dengan spesifikasi motor matic dan lakukanlah balancing jika diperlukan.
5. Per CVT yang Lemah
Per CVT yang lemah dapat menjadi salah satu penyebab utama getaran pada CVT motor matic karbu.
Per CVT berfungsi untuk mengatur tekanan pada pulley dan menjaga ketegangan V-Belt.
Jika per CVT sudah lemah, tekanan yang dihasilkan tidak akan optimal, sehingga menyebabkan V-Belt tidak dapat bergerak dengan lancar di antara pulley dan menimbulkan getaran saat kendaraan bergerak.
Untuk mengatasi masalah ini, periksalah kondisi per CVT secara berkala. Jika kalian melihat tanda-tanda kelemahan, seperti per yang sudah kendor atau tidak mampu kembali ke bentuk semula dengan baik, segera lakukan penggantian.
Pastikan untuk menggunakan per CVT yang sesuai dengan spesifikasi motor matic milik kalian.
BACA JUGA:5 Efek Negatif dari Penggunaan Per CVT Racing Pada Motor Matic
BACA JUGA:Fungsi Bagian-bagian pada Body Motor Matic
Dengan melakukan perawatan rutin dan pengecekan komponen CVT, motor matic karbu akan tetap nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari.
Jangan ragu untuk mengunjungi bengkel terpercaya jika kalian mengalami kesulitan dalam melakukan perawatan sendiri. (dda)