CVT (Continuous Variable Transmission) adalah teknologi transmisi yang digunakan pada sebagian besar motor matic.
Sistem CVT memungkinkan pengendara untuk memiliki akselerasi yang lebih halus dan responsif dibandingkan dengan transmisi konvensional.
Konsep dasar CVT adalah bahwa ia secara terus-menerus mengubah rasio gigi secara otomatis, tanpa adanya langkah-langkah yang terdefinisi seperti pada transmisi manual.
Hal ini dilakukan dengan menggunakan sabuk atau rantai yang bergerak antara dua pulley yang berbeda ukuran.
Ketika kecepatan motor meningkat, pulley diubah secara otomatis untuk mempertahankan mesin pada putaran yang optimal.
Keunggulan utama dari CVT adalah pengalaman berkendara yang lebih halus dan efisien.
BACA JUGA:10 Penyebab Bensin Motor Matic Kamu Menjadi Boros
BACA JUGA:Motor Matic Honda Beat vs Honda Beat Street: Mana yang Lebih Unggul?
3. Pengunci Torsi (Traction Control)
Pengunci Torsi, atau yang lebih dikenal dengan istilah Traction Control, adalah fitur keamanan yang semakin umum ditemui pada motor matic modern.
Fitur ini dirancang untuk membantu pengendara menjaga traksi roda belakang dalam kondisi jalan licin atau berlumpur.
Pada dasarnya, Traction Control bekerja dengan mengendalikan putaran roda belakang melalui sensor yang mendeteksi jika roda kehilangan traksi.
Ketika sensor mendeteksi roda belakang meluncur atau berputar terlalu cepat, sistem ini akan mengurangi tenaga mesin atau menerapkan rem secara selektif untuk mengembalikan traksi.
Manfaat utama dari fitur Traction Control adalah meningkatkan keamanan dan stabilitas kendaraan, terutama dalam kondisi jalan yang licin atau saat melintasi permukaan berlumpur.
4. Start-Stop System
Start-Stop System adalah fitur yang semakin umum ditemui pada motor matic modern.