Tetap Prima! Cara Efektif Merawat Motor Listrik yang Jarang Digunakan

Sabtu 27-04-2024,12:01 WIB
Reporter : Alma Meidhita
Editor : Ali Ibrahim

BACA JUGA:Baru Membeli Motor Listrik? Lakukanlah Perawatan Ini Agar Performanya Selalu Terjaga

BACA JUGA:5 Alasan Harus Pakai Motor Listrik di Tahun 2024, Perawatan Lebih Murah!

Untuk menghindari masalah tersebut, penting untuk memastikan bahwa baterai tidak benar-benar kosong. Jika motor akan tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama, direkomendasikan untuk memotong aliran listrik dari baterai ke rangkaian motor dengan menggunakan saklar atau sekring yang tersedia.

Dengan mengambil langkah-langkah pencegahan ini, Anda dapat menjaga kinerja baterai motor listrik Anda dan mencegah kemungkinan masalah di masa depan.

4. Memastikan Pengisian Baterai Penuh Sebelum Penggunaan

Sebelum mengoperasikan motor listrik setelah tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama, sangat disarankan untuk mengisi daya baterai hingga penuh. Tindakan ini akan memastikan bahwa motor siap digunakan dengan daya baterai yang optimal dan mengurangi risiko masalah terkait dengan daya baterai yang rendah. 

Dengan demikian, penggunaan motor listrik dapat dilakukan dengan lebih aman dan efisien. Menjaga daya baterai dalam kondisi optimal juga akan meningkatkan kinerja dan umur pakai motor listrik secara keseluruhan.

BACA JUGA:Wajib Dicatat! Inilah Kesalahan dalam Perawatan Rem Motor Listrik yang Harus Dihindari

BACA JUGA:Simak! Inilah Tips Perawatan yang Bisa Dilakukan pada Rem Motor Listrik

Motor listrik yang jarang digunakan tidak selalu mudah rusak, tetapi perlu dipertimbangkan bahwa beberapa faktor dapat memengaruhi kondisi dan kinerja motor tersebut. Salah satu masalah utama yang sering dihadapi adalah terkait dengan baterai.

Baterai motor listrik cenderung mengalami penurunan kapasitas jika tidak digunakan secara teratur, dan meninggalkannya dalam kondisi kosong total dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sel baterai, mengurangi umur pakai baterai secara signifikan.

Di samping masalah baterai, komponen-komponen lain dalam motor listrik juga rentan terhadap kerusakan akibat jarang digunakan. 

Debu, korosi, dan kelembaban dapat menumpuk pada motor, kabel, dan rangkaian listrik, menyebabkan kerusakan dan penurunan kinerja. Meskipun demikian, motor listrik secara umum memiliki tingkat perawatan yang lebih rendah dibandingkan dengan motor bensin konvensional.

Meskipun risiko kerusakan motor listrik akibat jarang digunakan tidak sebesar motor bensin, tetap penting untuk melakukan perawatan yang tepat. 

Mengisi ulang baterai secara berkala, menjaga kebersihan motor, dan memeriksa kondisi komponen-komponen utama secara teratur adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kinerja motor listrik tetap optimal. 

Dengan menerapkan langkah-langkah merawat motor listrik yang jarang digunakan, kendaraan dapat tetap terjaga kondisinya dan memiliki umur pakai yang lebih panjang. Jadi, jangan ragu untuk menerapkan tips-tips di atas untuk menjaga performa motor listrik Anda tetap prima dalam jangka waktu yang lama.(amp)

Kategori :