Banyak motor listrik dilengkapi dengan indikator pengisian yang menunjukkan tingkat pengisian baterai. Pastikan untuk memantau indikator tersebut saat melakukan pengisian dan mematikan charger setelah baterai terisi penuh.
BACA JUGA:Awas! Hindari Kesalahan Budgeting Saat Membeli Motor Listrik
BACA JUGA:CEWEK Merapat! Ini Tips Mempercantik Kendaraan Motor Listrik untuk Para Girlys, Dijamin BEDA!
3. Menghindari pengisian cepat
Pilihlah charger yang sesuai dengan spesifikasi baterai motor listrik Anda. Charger yang tepat akan memberikan arus pengisian yang sesuai dengan kebutuhan baterai tanpa mempercepat proses pengisian secara berlebihan.
Beberapa charger dilengkapi dengan pengaturan yang memungkinkan pengguna untuk memilih tingkat pengisian yang diinginkan. Pastikan untuk mengatur charger sesuai dengan rekomendasi produsen untuk menghindari pengisian yang terlalu cepat.
Meskipun pengisian kilat dapat mengisi baterai dengan cepat, namun hal ini dapat mengakibatkan peningkatan suhu yang berlebihan dan mengurangi umur pakai baterai. Sebaiknya pilih pengisian yang lebih stabil untuk menjaga kesehatan baterai.
Setelah baterai terisi penuh, maka segera lepaskan charger untuk menghindari overcharging baterai motor listrik. Overcharging dapat merusak sel-sel baterai dan mengurangi masa pakainya.
Banyak motor listrik dilengkapi dengan indikator pengisian yang menunjukkan tingkat pengisian baterai. Pastikan untuk memantau indikator tersebut dan mematikan pengisian saat baterai sudah terisi penuh.
BACA JUGA:PERHATIKAN! Inilah Ciri–Ciri Motor Listrik yang Performanya Mulai DOWN
BACA JUGA:CEK DISINI ! Deretan Fitur Motor Listrik Canggih yang Popular di Tahun 2024
4. Menghindari overcharging
Pilihlah charger yang dilengkapi dengan fitur otomatis yang dapat mendeteksi kapan baterai sudah terisi penuh. Charger otomatis akan secara otomatis mematikan pengisian setelah baterai penuh, sehingga menghindari overcharging.
Produsen motor listrik biasanya memberikan petunjuk pengisian yang tepat dalam manual pengguna. Pastikan untuk mematuhi petunjuk pabrik dalam hal penggunaan charger dan durasi pengisian agar menghindari overcharging.
Setelah baterai terisi penuh, segera lepaskan charger untuk menghentikan aliran listrik ke baterai. Biarkan baterai tetap terhubung dengan charger setelah terisi penuh dapat menyebabkan overcharging dan merusak baterai.
Banyak motor listrik dilengkapi dengan indikator pengisian yang menunjukkan tingkat pengisian baterai. Pantau indikator tersebut saat melakukan pengisian dan matikan charger ketika baterai sudah terisi.