WANAREJA-Akses menuju Dusun Dukuh Tengah Desa Majingkal Kecamatan Wanareja, mulai berhasil dibuka. Sejak Selasa (2/8) siang kemarin, sepeda motor sudah bisa melintasi jalan tersebut meski harus berhati-hati. Keberhasilan membuka akses ini setelah BPBD mendapatkan bantuan alat berat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy. "Tadi pak kades (Kepala Desa Majingklak-red) sudah melaporkan kalau motor sudah bisa lewat," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Kumara, kemarin. Sampai kemarin sore, pekerjaan itu sudah hampir rampung dan sekitar 95 persen jalan sudah terbuka. Namun demikian, pekerjaan ini akan tetap dilanjutkan hingga Rabu (3/8) hari ini untuk tahap akhir atau finishing. Selain itu, pihaknya bersama Pemerintah Desa Majingklak juga mengantisipasi jika terjadi hujan deras yang membuat jalan kembali tertutup longsor. "Besok (hari ini-red) tinggal finishing. Kita tetap berjaga-jaga kalau sore ini hujan. Bahkan pak kades mengatakan akan meminta alat berat tetap disana jika memang masih dibutuhkan," ujarnya. Alat berat tersebut sudah berada di lokasi tanah longsor sejak Senin (1/8) pagi dan langsung bekerja. Puluhan warga juga ikut memberikan dukungan dengan melakukan kerja bakti. Tenaga ini masih ditambah petugas BPBD dan relawan dari Muhammadiyah Disasster Management Centre (MDMC). "Warga Dusun Dukuh Tengah ikut kerja bakti secara bergantian bersama relawan MDMC. Petugas BPBD juga ikut," ujarnya. Dia tetap berharap, target pembukaan akses selama 3 hari bisa terealisasi. Pasalnya, Dusun Dukuh Tengah sudah tertutup dari dunia luar sejak Rabu (27/7) pekan lalu. Isolasi ini dilaporkan belasan siswa SMP 3 Wanareja kesulitan untuk berangkat maupun pulang. Mereka harus mencari "jalan tikus" untuk menghindari lokasi longsor. "Semoga target bisa tercapai," katanya. Seperti dibertitakan sebelumnya, bukit terjal dan menjadi sawah teras sharing di Dusun Dukuh Tengah Desa Majingklak Kecamatan Wanareja, longsor setelah diguyur hujan deras, Rabu (27/7) petang kemarin. Kejadian ini membuat jalur penghubung Dusun Seukeut Hilir dan Dukuh Tengah terputus karena tertimbun tanah. Tanah longsor ini menutup ruas jalan Dusun Seukeut Hilir dengan Dukuh Tengah mencapai 60 M dengan ketebalan lumpur mencapai 7 M. Tanah longsor ini juga membawa sawah terjun ke dasar tebing. Pihaknya mencatat sekitar 1 ha sawah ikut terbawa longsor dan dipastikan petani tidak bisa panen. (har/ttg)
Akses Transportasi Longsor Majingklak Cilacap Mulai Lancar
Rabu 03-08-2016,10:36 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,17:15 WIB
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Perjalanan Kereta Terganggu, Sejumlah KA Alih Rute
Senin 06-04-2026,13:21 WIB
Tambang Emas Ilegal di Banyumas Dibongkar, Tiga Aktor Utama Diamankan
Senin 06-04-2026,16:16 WIB
Tak Ada Kemacetan, Arus Mudik dan Balik di Cilacap Lancar
Senin 06-04-2026,16:29 WIB
Target KLA Paripurna, Cilacap Intensifkan Penanganan Anak Jalanan
Senin 06-04-2026,18:50 WIB
Antrean Refund Tiket Mengular di Stasiun Purwokerto, Perjalanan KA Terganggu Imbas Bangunkarta Anjlok
Terkini
Selasa 07-04-2026,08:21 WIB
Sebelum Beli Vespa Sprint, Kenali Dulu Spesifikasi dan Keunggulannya
Selasa 07-04-2026,07:22 WIB
Dari Penjual Mainan, Kini 9 Tahun Mengabdi Jadi "Orang Tua" di Panti
Selasa 07-04-2026,07:21 WIB
Mesin Turbo dan Kabin Super Lega, Ini Alasan Wuling Cortez S Menarik di Kelas MPV
Selasa 07-04-2026,05:21 WIB
Honda Vario 125 Terbaru: Skutik 125cc yang Irit, Stylish, dan Penuh Fitur Modern
Selasa 07-04-2026,04:21 WIB