Honda

Pencuri Serbuk Katalis di Cilacap Ditangkap, Ternyata Pelaku Karyawan Kontraktor, Dua Pelaku Masih Buron

Pencuri Serbuk Katalis di Cilacap Ditangkap, Ternyata Pelaku Karyawan Kontraktor, Dua Pelaku Masih Buron

Pelaku pencurian katalis saat diamankan polisi.-RAYKA/RADARMAS-

RADARBANYUMAS, CILACAP - Aksi pencurian serbuk katalis atau bahan kimia, terjadi di area PT. Kilang Pertamina Internasional Cilacap pada 23 Juni 2022 lalu.

Aksi tersebut dilakukan oleh tiga orang pelaku yang saat itu bekerja sebagai karyawan kontraktor di area tersebut.

Tiga pelaku tersebut berinisial SG (27), AK (40), dan SJ (40).

BACA JUGA:Duh, Pencari Ikan Terlilit Jaring Ikannya Sendiri, Ditemukan Meninggal Tenggelam di Sungai Luk Ulo

BACA JUGA:Hingga Juli Ini, Ada 42 Kasus Kebakaran Terjadi di Cilacap, Apa Penyebabnya?

Wakapolres Cilacap, Kompol Suryo Wibowo mengatakan, kasus pencurian itu terjadi setelah security di kawasan Kilang Pertamina melakukan pengecekan dan penjagaan pada 23 Juni 2022 lalu.

"Karena sering terjadi pencurian di lokasi tersebut, jadi tim keamanan memperketat akses tersebut. Dan saat itu sore hari, mereka memberhentikan dan mengecek mobil yang dicurigai oleh petugas, karena saat itu kondisi kap depan terbuka," katanya.

Setelah dicek, ternyata di dalam kap mobil pikap tersebut terdapat satu karung berisi serbuk katalis. Karung berisi katalis itu diletakkan tepatnya di atas mesin mobil.

BACA JUGA:508 Ternak di Banjarnegara Terindikasi PMK

BACA JUGA:25 Polisi Terseret Kasus Brigadir J, Dari Jenderal Bintang 1 sampai Tamtama, Jabatan Irjen Ferdy Sambo Dicopot

"Petugas mengamankan sopir SG dan dimintai keterangannya di Polsek Cilacap Tengah. Dua rekannya kabur dan sampai saat ini masih dilakukan pengejaran," kata Wakapolres.

Dalam aksinya ketiga pelaku menggunakan kartu akses, sehingga dapat keluar masuk kawasan Pertamina Cilacap dengan bebas. 

Saat dimintai keterangan, pelaku SG mengaku bahwa dirinya hanya membantu untuk mengeluarkan barang tersebut dari kawasan Pertamina.

Bahkan SG mengaku sudah 2 kali melakukan aksi tersebut. "Cuma membantu mengeluarkan saja. Sampai saat ini belum pernah dapat imbalan," kata SG.

Sumber: