Banner Honda

Mekar Sempurna Serasa di Negeri Sakura, 30 Tabebuya Pink Mekar Di Purwokerto

Mekar Sempurna Serasa di Negeri Sakura, 30 Tabebuya Pink Mekar Di Purwokerto

MEKAR SEMPURNA. Potret Tabebuya Pink di ruas Jalan Yos Sudarso, Purwokerto Barat yang tengah mekar sempurna. -JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sekitar 30 pohon Tabebuya Pink (Tabebuia rosea) tengah mekar serempak di ruas Jalan Yos Sudarso, Purwokerto Barat, Banyumas. Bunga berwarna merah muda yang memenuhi dahan pohon itu mencuri perhatian pengguna jalan karena menghadirkan lanskap yang sekilas menyerupai suasana musim semi di negeri sakura.

Warna merah muda yang mendominasi pepohonan sukses memanjakan mata warga yang melintas. Pemandangan tersebut mengubah atmosfer jalan protokol yang biasanya dipenuhi kendaraan dan aktivitas masyarakat menjadi terasa lebih segar dan tenang.

Bagi warga setempat maupun pengguna jalan, mekarnya Tabebuya menjadi daya tarik tersendiri. Bunga (30), salah seorang pengendara yang melintas, mengaku sampai memperlambat laju kendaraan demi menikmati panorama yang menurutnya jarang ditemui di jalan tersebut.

"Karena bagus, saya juga foto bunganya. Rasanya kaya di Jepang lihat bunga sakura," ujarnya. Bunga juga mengabadikan pemandangan tersebut sebagai bagian dari pengalaman menikmati suasana berbeda di tengah aktivitas perjalanan.

BACA JUGA:Tabebuya Mekar Percantik Kota Lama Banyumas, Jadi Daya Tarik Wisata

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas, Arif Sugiono, menjelaskan bahwa mekarnya Tabebuya secara serempak berkaitan dengan karakteristik musim kemarau. Kondisi tersebut membuat tanaman berbunga secara lebih sempurna sehingga pemandangannya terlihat semakin mencolok.

"Musim kemarau bunga sempurna, termasuk Tabebuya," kata Arif. Menurutnya, kondisi tersebut turut membuat keberadaan pepohonan Tabebuya di sejumlah ruas jalan Purwokerto semakin terlihat menarik.

Keindahan Tabebuya yang menghiasi Jalan Yos Sudarso bukan semata terjadi secara kebetulan. DLH Banyumas sebelumnya telah merancang penataan lanskap perkotaan secara tematik di sejumlah ruas jalan arteri dengan menggunakan varian tanaman yang berbeda.

Di Jalan Jenderal Soedirman, misalnya, Tabebuya Kuning menjadi salah satu tanaman yang menghiasi ruas jalan tersebut. Sementara Jalan Bung Karno semarak dengan perpaduan Tabebuya Putih, Pink, dan Kuning, sedangkan Jalan Gerilya dipercantik Tabebuya Kuning serta berbagai variasi tanaman lainnya.

Di balik pesonanya, DLH Banyumas tetap memperhatikan aspek keselamatan dalam penataan vegetasi perkotaan. Karakteristik fisik Tabebuya yang dinilai memiliki akar dan pohon yang tidak terlalu kuat membuat pemilihan lokasi penanaman harus diperhitungkan secara matang.

"Tabebuya bukan pohon yang kuat. Kami masih berhitung untuk lokasi yang aman agar saat musim hujan tidak membahayakan," jelas Arif. Pertimbangan tersebut dilakukan agar upaya mempercantik kawasan perkotaan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Ke depan, DLH Banyumas berkomitmen mempercantik wajah kota secara bertahap melalui penataan vegetasi di sejumlah titik. Median serta pinggir jalan yang berada di bawah kewenangan kabupaten diproyeksikan bakal dilengkapi deretan tanaman yang tidak hanya memberikan kesan hijau, tetapi juga memperkuat estetika kawasan.

"Yang tidak hanya menghadirkan kesan hijau, tetapi juga estetika yang memanjakan mata publik," pungkasnya. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: