Bio Visa Haji Banyumas Masih Menunggu, 650 Paspor Masih Berproses
Kasubbag TU Kantor Kemenhaj dan Umroh Banyumas (tengah) memproses Bio Visa Saudi jemaah salah satu KBIHU.-YUDHA IMAN/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Jemaah haji Banyumas masih harus menunggu dimulainya proses Bio Visa Saudi karena penyelesaian paspor belum seluruhnya tuntas. Kantor Kemenhaj dan Umroh Banyumas saat ini masih menunggu proses penyelesaian paspor dari Imigrasi Cilacap.
Kasubbag TU Kantor Kemenhaj dan Umroh Banyumas, H. Abdul Malik belum dapat memastikan waktu dimulainya Bio Visa Saudi bagi sekitar 1.175 calon jemaah haji (calhaj) Banyumas. Pihaknya terakhir baru mengusulkan paspor untuk jemaah pelimpahan porsi dan sebagian jemaah yang belum menuntaskan pembuatan paspor di MPP Purwokerto.
"Kurang lebih ada 20 jemaah. Total ada 650 paspor haji Banyumas yang masih berproses penyelesaian," katanya ditemui Radarmas, Senin (28/9).
Malik mengakui proses Bio Visa Haji Banyumas dimulai lebih lambat dibandingkan salah satu kabupaten tetangga. Selain giliran pemasporan yang lebih belakangan, jumlah calhaj Banyumas juga lebih banyak sehingga proses administrasinya membutuhkan waktu lebih panjang.
BACA JUGA:Menjaga 167 Tanaman Herbal Langka, Haji Slamet Punya Mimpi Jadikan Banjarnegara Sentra Dunia
Meski demikian, Malik menyebut kondisi tersebut masih dalam batas waktu yang tersedia untuk penyelesaian Bio Visa Saudi. Menurutnya, jika proses mulai masuk pada akhir September, waktunya masih cukup untuk menyelesaikan tahapan tersebut.
"Batas waktu untuk penyelesaian Bio Visa Saudi relatif longgar," ungkap dia.
Sementara itu, terkait progres rekrutmen petugas haji kloter dan nonkloter, hasil verifikasi Medical Check Up (MCU) telah keluar pada Minggu (27/9). Namun, karena pihak kabupaten sejak awal tidak terlibat dalam proses tersebut, Kantor Kemenhaj dan Umroh Banyumas belum mengetahui secara persis nama-nama petugas yang lolos untuk mengawal kloter Banyumas.
Berdasarkan hasil scan barcode pengumuman verifikasi MCU, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter se-Indonesia yang memenuhi verifikasi MCU dan melanjutkan ke tahap pendidikan dan pelatihan (diklat) sebanyak 339 orang. Jumlah tersebut merupakan hasil verifikasi terhadap calon petugas yang akan melanjutkan tahapan dalam proses rekrutmen petugas haji.
"Dari hasil scan barcode pengumuman hasil verifikasi MCU, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter seIndonesia yang memenuhi verifikasi MCU dan lanjut mengikuti diklat sebanyak 339 orang," pungkas Malik. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
