Bripda Frisca Raih Perunggu Asian Games di Jepang, Atlet Banyumas Lewatkan Wisuda Demi Indonesia
Atlet sepak takraw Bripda Frisca memperkuat tim regu putri Indonesia dan meraih perunggu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Jepang, Jum'at (25/9).-SUYATNO UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID — Atlet sepak takraw Kabupaten Banyumas Bripda Frisca Kharisma Indrasari kembali mencatat prestasi di panggung Asia setelah menyabet medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Ia memperkuat tim regu putri Indonesia pada nomor pertandingan tim regu dan memastikan medali tersebut setelah mengalahkan Jepang pada perebutan tempat ketiga, Jumat (25/9).
Ayah Bripda Frisca, Suyatno, mengatakan tim regu putri Indonesia sebelumnya harus terhenti di babak semifinal setelah kalah dari Korea Selatan dengan skor 0-2. Hasil itu membuat Indonesia gagal melaju ke partai final dan harus berjuang dalam perebutan medali perunggu menghadapi tuan rumah Jepang.
Kesempatan tersebut tidak disia-siakan tim Indonesia yang tampil solid sejak awal pertandingan. Permainan regu putri Indonesia mampu mengatasi tekanan dari Jepang hingga akhirnya mengamankan kemenangan dua set langsung.
"Tim regu putri Indonesia menang dengan skor 2-0 pada perebutan juara tiga lawan Jepang," jelas Suyatno, Minggu (27/9).
BACA JUGA:Frisca Kharisma Indrasari Pulang ke Sumpiuh, Sabet 2 Perunggu di SEA Games Thailand
Medali perunggu tersebut sekaligus mempertahankan catatan prestasi Bripda Frisca di ajang Asian Games. Sebelumnya, atlet sepak takraw asal Kecamatan Sumpiuh itu juga meraih medali perunggu bersama tim regu putri Indonesia pada Asian Games Hangzhou, Cina, 2023.
Namun, di balik keberhasilannya membawa pulang medali, Bripda Frisca harus melewatkan salah satu momen penting dalam perjalanan pendidikannya. Personel Polri tersebut tidak dapat menghadiri wisuda strata satu Jurusan Ilmu Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang berlangsung Sabtu (19/9).
Bripda Frisca harus berada di Jepang untuk menjalani rangkaian persiapan dan pertandingan bersama tim nasional sepak takraw Indonesia. Kondisi itu membuatnya harus memilih melewatkan wisuda demi menjalankan tugas membela Indonesia di ajang olahraga terbesar di kawasan Asia.
"Tidak bisa mengikuti wisuda karena posisi sudah berada di Jepang," ujar Suyatno.
Terpisah, Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Banyumas Ahmad Suryanto menyatakan kebanggaannya atas medali perunggu yang diraih atlet Banyumas tersebut. Menurutnya, Bripda Frisca berasal dari wilayah pinggiran Banyumas, tepatnya gerumbul yang kerap dilanda bencana banjir, tetapi mampu mencatat prestasi hingga tingkat dunia.
"Bangga dari Banyumas mewakili Indonesia bisa dapat perunggu di Asian Games. Mudah-mudahan menginspirasi adik-adik kita untuk regenarasi, calon-calon atlet bisa mendunia," tandas Ahmad yang juga selaku Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
