Kota Lama Banyumas Jadi Contoh Ekonomi Kreatif, Pemkab Dorong Kecamatan Gali Potensi Lokal
Kepala Bapperida Kabupaten Banyumas Dedy Noerhasan-JUNI R/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Banyumas mendorong setiap kecamatan mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki wilayah masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu menguatkan potensi daerah sekaligus menciptakan efek domino terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bapperida Kabupaten Banyumas Dedy Noerhasan mengatakan, salah satu wilayah yang dinilai berhasil mengembangkan ekonomi kreatif adalah Kecamatan Banyumas melalui kawasan Kota Lama Banyumas. Menurutnya, pengembangan tersebut menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat dikemas menjadi kekuatan ekonomi daerah.
"Sisi budaya, sisi ekonomi, dan sisi kolaborasi, ada semua di sana. Jadi pilot project kecil yang sudah berkembang ke arah yang baik," kata dia. Konsep tersebut dinilai dapat menjadi rujukan bagi wilayah lain untuk mengembangkan potensi yang sesuai dengan karakter masing-masing.
Dedy menilai Kecamatan Banyumas telah membuktikan bahwa potensi lokal mampu disulap menjadi daya dorong kesejahteraan yang nyata. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak harus selalu dimulai dari skala besar.
BACA JUGA:Karnaval Banyumas Kota Lama Dongkrak Dagangan Warga, Pedagang Manfaatkan Ramainya Pengunjung
"Masing-masing wilayah pasti mempunyai potensi terkait ekonomi kreatif," paparnya. Karena itu, setiap kecamatan dinilai perlu mengenali dan mengoptimalkan kekuatan lokal yang dimiliki agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banyumas juga memberikan dukungan untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif melalui regulasi. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang sekaligus memperkuat keberadaan produk dan karya lokal Banyumas.
"Batik sebagai budaya Banyumas, Pemerintah Kabupaten Banyumas memberikan regulasi setiap hari tertentu ada penggunaan batik Banyumas. Termasuk kemarin juga ada lomba kreativitas batik, jadi pemenangnya dipakai karya batiknya oleh ASN Banyumas," paparnya.
Dari Kecamatan Banyumas, pengembangan ekonomi kreatif menunjukkan bahwa potensi lokal dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola secara konsisten. Ekonomi kreatif bukan sekadar mengikuti tren modern, tetapi juga menjadi cara merawat akar budaya sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
