Infrastuktur Jalan Vihara Purwokerto Mulai Ditata, Lebih Nyaman Bagi Pejalan Kaki
GALIAN: Pekerja melakukan penggalian bahu jalan Vihara Purwokerto, Kamis (27/8).-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas mulai menata saluran drainase di Jalan Vihara, Kompleks Pasar Wage, sebagai tahap awal rencana besar pembenahan trotoar kawasan tersebut. Pekerjaan drainase dilakukan lebih dulu untuk mendukung pembangunan trotoar yang nantinya ditujukan meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung pasar.
JF Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Muda DPU Kabupaten Banyumas Amira Sunarto menuturkan, pekerjaan yang sedang berlangsung merupakan konstruksi drainase tepi Jalan Vihara Kompleks Pasar Wage. Saat ini, proses pekerjaan masih berada pada tahap pekerjaan tanah atau persiapan pembangunan drainase.
"Kedepannya ini merupakan rencana penataan trotoar di Jalan Vihara. Harapannya setelah adanya drainase nantinya dibangun trotoar diatasnya," ujarnya. Penataan tersebut diharapkan dapat membuat akses menuju Pasar Wage lebih tertata setelah seluruh pekerjaan infrastruktur dilaksanakan secara bertahap.
Ia mengungkapkan, pembangunan drainase dan trotoar nantinya diharapkan mampu menata akses menuju Pasar Wage agar lebih rapi dan nyaman bagi pengunjung pasar. Penataan juga diarahkan untuk memberikan ruang yang lebih aman bagi masyarakat yang berjalan kaki menuju kawasan pasar.
BACA JUGA:Drainase Jalan Sumpiuh Banyumas Rusak, Genangan Ganggu Mobilitas Warga
"Konsep trotoarnya nanti memberikan kenyamanan dan keamanan khususnya bagi pejalan kaki yang menuju Pasar Wage," ujarnya. Dengan konsep tersebut, keberadaan trotoar tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap jalan, tetapi juga menjadi bagian penting dari akses pejalan kaki menuju pasar.
Pembangunan trotoar sendiri bakal dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran yang tersedia. Untuk tahap saat ini, DPU masih memfokuskan pekerjaan pada penyelesaian saluran drainase terlebih dahulu sebelum pembangunan trotoar dilanjutkan.
"Dengan harga (material saat ini) perkiraan anggaran Rp 4,2 miliar (kebutuhan anggaran trotoar)," jelasnya. Besaran tersebut merupakan perkiraan kebutuhan anggaran pembangunan trotoar dengan mempertimbangkan harga material saat ini.
Untuk saluran drainase di Jalan Vihara, sebagian jaringan sebenarnya sudah tersedia. Pekerjaan yang dilakukan saat ini diarahkan untuk menghubungkan saluran baru dengan drainase eksisting agar sistem pembuangan air di kawasan tersebut dapat bekerja lebih baik.
"Sehingga, harapannya genangan air yg berada di badan jalan bisa segera mengering pada saat terjadi genangan," tuturnya. Dengan tersambungnya saluran drainase, genangan di badan jalan diharapkan tidak bertahan terlalu lama ketika hujan turun.
Pengerjaan saluran drainase tersebut memiliki panjang sekitar 75 meter dengan anggaran Rp 400 juta. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada 28 Oktober mendatang sehingga dapat menjadi tahap awal sebelum penataan trotoar Jalan Vihara dilanjutkan. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
