MUA Banyumas Tinggalkan Kosmetik Impor, Produk Lokal Dinilai Berkualitas Dan Lebih Murah
MUA Agus Haryanto sedang merias pelanggan, ia meninggalkan produk kosmetik luar negeri dan beralih ke produk lokal yang berkualitas. -AGUS UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Sejumlah makeup artist (MUA) di Banyumas mulai meninggalkan penggunaan produk kosmetik impor dan beralih ke produk lokal untuk menunjang kebutuhan riasan. Perubahan tersebut terjadi seiring semakin mudahnya memperoleh berbagai produk kosmetik dalam negeri yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan MUA.
Produk kosmetik lokal kini semakin banyak tersedia di toko offline dan swalayan sehingga lebih mudah dijangkau para MUA. Selain itu, berbagai platform penjualan daring juga menawarkan beragam pilihan produk dalam negeri, membuat akses terhadap kosmetik lokal semakin terbuka.
MUA Agus Haryanto mengatakan produk kosmetik dalam negeri saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan MUA dalam menunjang hasil riasan untuk berbagai keperluan. Terlebih, kualitas produk lokal juga dinilai sudah tidak diragukan lagi sehingga tidak menjadi persoalan ketika digunakan untuk merias pelanggan.
"Produk kosmetik dalam negeri sudah bagus-bagus, yang bersertifikat SNI juga sudah melewati uji laboratorium dan disesuaikan dengan kondisi kulit orang Indonesia," papar Agus, Jum'at (28/8). Menurutnya, keberadaan produk yang telah memenuhi standar tersebut turut membuat MUA tidak harus bergantung pada kosmetik impor untuk mendapatkan hasil riasan yang baik.
BACA JUGA:BLK Tutup Tahun 2025 dengan Pelatihan Servis AC dan Rias Wajah
Selain kualitas, harga menjadi pertimbangan lain yang mendorong penggunaan produk kosmetik lokal di kalangan MUA. Agus menyebut kosmetik buatan luar negeri dan lokal memiliki perbedaan harga yang cukup signifikan, terutama karena produk impor cenderung mengikuti nilai tukar dolar.
Kondisi tersebut membuat harga kosmetik luar negeri dapat berubah seiring dengan perkembangan perekonomian global. Sementara produk lokal relatif lebih stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh nilai tukar mata uang asing sehingga dinilai lebih terjangkau bagi MUA.
"Harga produk kosmetik luar negeri itu bisa lima kali lipat bahkan lebih daripada produk dalam negeri dengan isi atau volume yang sama, padahal sebenarnya sama saja fungsi dan kegunaannya," jelas Agus. Perbedaan harga tersebut menjadi salah satu alasan produk lokal semakin dipilih karena dapat memberikan fungsi yang sama dengan biaya yang lebih rendah.
Meski mulai meninggalkan kosmetik impor, Agus menilai hasil riasan tidak semata-mata ditentukan oleh mahal atau tidaknya produk yang digunakan. Penggunaan produk kosmetik luar negeri tanpa dibarengi keterampilan mumpuni juga tidak menjamin hasil riasan yang memuaskan pelanggan.
Menurut Agus, kemampuan seorang makeup artist dalam mengaplikasikan produk dan menyesuaikannya dengan karakter wajah menjadi faktor yang lebih menentukan hasil akhir riasan. Karena itu, MUA tetap membutuhkan keterampilan yang baik agar produk kosmetik yang digunakan dapat menghasilkan riasan sesuai kebutuhan pelanggan.
"Yang terutama dalam merias adalah skill atau cara pengaplikasian yang benar," tandas Agus. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
