Banner v.2

Kekeringan Banyumas Meluas, Lima Desa dan Kelurahan Krisis Air Bersih, 4.664 Warga Terdampak

Kekeringan Banyumas Meluas, Lima Desa dan Kelurahan Krisis Air Bersih, 4.664 Warga Terdampak

Petugas menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas.-BPBD UNTUK RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Dampak musim kemarau di Kabupaten BANYUMAS terus meluas. Hingga Selasa (8/7), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BANYUMAS mencatat sebanyak 4.664 warga di lima desa dan kelurahan mengalami krisis air bersih.

Wilayah terdampak meliputi Desa Tamansari Kecamatan Karanglewas, Kelurahan Sokanegara Kecamatan Purwokerto Timur, Desa Karanglewas Kecamatan Jatilawang, Desa Nusadadi Kecamatan Sumpiuh, serta Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen. Total warga terdampak mencapai 1.610 kepala keluarga (KK) atau 4.664 jiwa.

Kabid Darurat dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Ladjis, S.T., mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan sekitar 70 ribu liter air bersih ke wilayah terdampak. Bantuan tersebut terus disalurkan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Data terbaru dari Pusdalops BPBD Banyumas, ada lima wilayah terdampak dengan total 1.610 KK atau 4.664 jiwa. Hingga saat ini sudah tersalurkan sekitar 70 ribu liter air bersih," ujar Abdul.

BACA JUGA:Empat Desa di Purbalingga Sudah Krisis Air Bersih, BPBD Prediksi Puncak Kemarau Terjadi Agustus-September

Abdul menjelaskan, distribusi air bersih tidak hanya dilakukan oleh BPBD Banyumas. Sejumlah instansi juga ikut membantu, di antaranya BPJS Kesehatan dan PDAM, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.

"Terakhir pengiriman dilakukan kemarin ke Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen, dengan bantuan dari BPJS Kesehatan sebanyak 10 ribu liter air bersih. Sementara hari ini belum ada laporan permintaan dari wilayah lain," jelasnya.

Kondisi kekeringan di Banyumas terus menunjukkan peningkatan dibanding akhir Juni lalu. Saat itu, BPBD Banyumas baru mendistribusikan 20 ribu liter air bersih untuk dua wilayah terdampak dengan jumlah sekitar 1.705 jiwa.

Dalam sepekan terakhir, jumlah desa terdampak maupun warga yang membutuhkan bantuan air bersih terus bertambah seiring berlangsungnya musim kemarau. BPBD Banyumas juga terus memantau perkembangan di lapangan untuk mengantisipasi bertambahnya wilayah yang mengalami kekeringan. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait