Banner v.2

Sekolah Integrasi Banyumas Sasar Murid Desil III-VII, Juknis SPMB Belum Terbit, Gedung Transit Tetap Direhab

Sekolah Integrasi Banyumas Sasar Murid Desil III-VII, Juknis SPMB Belum Terbit, Gedung Transit Tetap Direhab

Pekerja memperbaiki plafon salah satu ruang kelas gedung eks SMP Negeri 1 Kalibagor yang bocor.-YUDHA IMAN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Rencana pembukaan Sekolah Integrasi di Banyumas mulai menunjukkan arah. Meski petunjuk teknis Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) belum diterbitkan, sekolah yang akan memanfaatkan gedung eks SMP Negeri 1 Kalibagor sebagai lokasi transit itu diproyeksikan menyasar calon murid dari keluarga desil III hingga VII.

Kasi Sarana Prasarana SMP Dinas Pendidikan Banyumas Fluid Meka Heriyanto mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima petunjuk teknis pelaksanaan SPMB Sekolah Integrasi. Namun, informasi yang diterima menyebut sasaran calon murid berasal dari kelompok desil III sampai VII.

Menurutnya, sasaran tersebut berbeda dengan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga desil I dan II. Perbedaan lainnya, murid Sekolah Rakyat akan tinggal di asrama, sedangkan Sekolah Integrasi tidak menerapkan sistem berasrama.

"Bedanya di Sekolah Rakyat diasramakan di Sekolah Integritas tidak. Mulainya Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) pendaftaran Sekolah Integritas kami belum terima juknisnya," katanya ditemui Radarmas, Selasa (7/7).

BACA JUGA:Sekolah Integrasi Banyumas Siap Transit di Kalibagor, Eks SMPN 1 Dikebut Rampung Sebelum MPLS Dimulai

Meski jadwal SPMB belum memiliki kepastian, Dinas Pendidikan Banyumas tetap melanjutkan rehabilitasi gedung eks SMP Negeri 1 Kalibagor. Bangunan tersebut memiliki tujuh ruang kelas, satu ruang kantor, serta area terbuka atau lapangan yang sangat terbatas.

Karena keterbatasan lahan, kegiatan upacara maupun olahraga direncanakan memanfaatkan fasilitas milik SMP Negeri 1 Kalibagor apabila sekolah transit benar-benar beroperasi. Langkah itu disiapkan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal.

"Untuk kegiatan upacara dan olahraha jika jadi diadakan sekolah transit maka menumpang ke SMP Negeri 1 Kalibagor," terang dia.

Fluid mengatakan, selain gedung eks SMP Negeri 1 Kalibagor, terdapat alternatif lokasi sekolah transit di gedung SD negeri di Desa Pliken yang kosong akibat regrouping. Namun, lokasi di Kalibagor tetap menjadi prioritas karena pembangunan Sekolah Rakyat Banyumas direncanakan berada di kawasan Bumi Perkemahan Kendalisada Kalibagor.

BACA JUGA:Sekolah Integrasi Pakai Eks SMPN 1 Kalibagor Banyumas, Menunggu Gedung Permanen di Kendalisada Rampung

Hingga kini, Dinas Pendidikan Banyumas masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat sebelum mengumumkan tahapan pelaksanaan SPMB kepada masyarakat. Kepastian waktu pelaksanaan masih belum dapat disampaikan.

"Actionnya kapan kita tunggu. Kami belum berani mengumumkan karena belum ada juknis," pungkas Fluid. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: