Banner v.2

Wikabalung Banyumas Bidik Wisata Lari Alam, Jalur Trail hingga Kuliner Jadi Andalan Kawasan Pedesaan

Wikabalung Banyumas Bidik Wisata Lari Alam, Jalur Trail hingga Kuliner Jadi Andalan Kawasan Pedesaan

Camat Kedungbanteng, Didit Hermawan.-JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kawasan pedesaan Windujaya, Kalisalak, Baseh, dan Melung (Wikabalung) mulai mengembangkan potensi sport tourism seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari alam atau trail run. Selain wisata alam, kawasan ini juga menawarkan kuliner khas dan wisata budaya sebagai daya tarik bagi wisatawan.

Camat Kedungbanteng, Didit Hermawan, mengatakan trek trail run di kawasan Wikabalung sudah mulai banyak dimanfaatkan oleh berbagai komunitas lari. Menurutnya, potensi tersebut dapat terus dikembangkan menjadi salah satu unggulan pariwisata di Banyumas.

"Sudah banyak komunitas trail run, yang menjajal trek Wikabalung," ujarnya.

Didit menjelaskan, meningkatnya tren olahraga lari dan trail run menjadi peluang besar untuk mengembangkan wisata olahraga di kawasan tersebut. Jalur yang tersedia menawarkan perpaduan panorama alam pedesaan dan medan yang menantang bagi para pelari.

BACA JUGA:Kekurangan Item MBG Kering di Baseh Disorot, SPPG Langsung Tambah Menu

"Treknya start Curug Bayan-Melung memutar sampai dengan Baseh dan kembali Melung," paparnya.

Selain sport tourism, Wikabalung juga memiliki potensi kuliner yang menjadi ciri khas kawasan. Wisatawan dapat menikmati jenang bumbung serta rica-rica entok yang menjadi sajian andalan masyarakat setempat.

Di sektor budaya, kawasan Wikabalung menawarkan destinasi bersejarah di Desa Baseh. Salah satunya adalah Situs Batur Agung yang selama ini telah dikenal masyarakat sebagai salah satu tujuan wisata budaya.

"Wikabalung juga menawarkan wisata budaya yaitu daerah Baseh, dengan adanya situs budaya Batur Agung dimana sudah dikenal oleh masyarakat," jelasnya.

Dengan beragam potensi yang dimiliki, pemerintah kecamatan berkomitmen terus mengembangkan kawasan wisata Wikabalung agar semakin dikenal masyarakat luas. Dukungan masyarakat juga dinilai menjadi kunci dalam mempromosikan destinasi tersebut.

"Kemudian kami juga berharap kepada masyarakat, ikut mengkampayekan jalur wisata yang ada di kawasan Wikabalung," ujarnya.

Meski memiliki potensi besar, pengembangan kawasan wisata Wikabalung masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana penunjang seperti jalan, penerangan jalan umum (PJU), dan hotmix.

"Semakin sarpras seperti jalan, PJU, dan hotmix tentunya akan banyak dikenal, potensi-potensi yang ada di Wikabalung," pungkasnya.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: