Banner v.2

Portal Pembatas Belum Dipastikan Dicabut, Keputusan Tunggu Bupati Banyumas

Portal Pembatas Belum Dipastikan Dicabut, Keputusan Tunggu Bupati Banyumas

-Tidak hanya truk atau bus besar, travel medium Elf juga ada yang tersangkut saat melewati portal pembatas ketinggian di simpang tiga Sudagaran dekat Bakmi Gareng.-YUDHA IMAN/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pembukaan kembali Jembatan Serayu pada Senin (6/7) belum dipastikan diikuti pencabutan dua portal pembatas ketinggian kendaraan. Hingga sehari sebelum jembatan kembali beroperasi, portal di simpang tiga Jalan Mandiracan dan simpang tiga Sudagaran dekat Bakmi Gareng masih tetap terpasang.

Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Banyumas, Oktavia Yulianto, mengatakan pihaknya belum menerima informasi mengenai pencabutan kedua portal tersebut. Dishub juga tidak melakukan penarikan barrier karena seluruh fasilitas itu dipasang oleh pelaksana proyek.

"Sementara untuk portal pembatas ketinggian masih dipasang," katanya kepada Radarmas, Minggu (5/7).

Menurut Oktavia, apabila portal tetap dipertahankan, tujuannya untuk menjaga kondisi ruas Jalan Mandiracan, Papringan, Kalisube, dan Sudagaran agar tidak cepat rusak akibat dilalui kendaraan bertonase besar. Di sisi lain, keberadaan portal juga membatasi mobilitas kendaraan besar yang selama penutupan Jembatan Serayu turut menggerakkan perekonomian sebagian warga sekitar.

BACA JUGA:Jembatan Serayu Banyumas Dibuka, Pengelola Perahu Rugi, Modal Belum Kembali, Penyeberangan Sepi Penumpang

"Kebijakan akhir tergantung Bupati. Portal yang memasang juga bukan dari Dishub," terang dia.

Selain menunggu keputusan terkait portal pembatas, pemerintah juga bersiap membuka kembali ruas Jalan Baturaden Barat. Jalan tersebut sempat ditutup sejak akhir Mei setelah Jembatan Kali Jurig mengalami ambles.

Sebelum ruas jalan dibuka kembali, Bupati Banyumas dijadwalkan meninjau langsung kondisi di lokasi. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, akses Jalan Baturaden Barat ditargetkan kembali normal pada Selasa (7/7).

"Selasa (7/7) mudah-mudahan ruas Baturaden Barat kembali normal," pungkas Oktavia.***

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: