Dua Atlet NPCI Banyumas Masuk Pelatnas Jateng, Hasil Pembinaan Berbuah Kesempatan Menuju Prestasi Lebih Tinggi
Atlet NPCI Banyumas menjalani latihan dalam program pemusatan latihan jangka panjang NPCI Jawa Tengah di Solo, Jumat (3/7).-NPCI BANYUMAS UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Pembinaan atlet difabel di Kabupaten Banyumas kembali membuahkan hasil membanggakan. Dua atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Banyumas terpilih mengikuti Program Pembinaan Jangka Panjang Atlet Potensial (PJPAP) atau pemusatan latihan jangka panjang NPCI Jawa Tengah di Solo yang dimulai sejak Senin (1/7/2026).
Dua atlet tersebut yakni Najib Abdul Rohman dari cabang para atletik dan Naufal Al Farizi dari cabang para bulutangkis. Pemanggilan keduanya menjadi bukti pembinaan atlet difabel di Banyumas terus berjalan konsisten dan mampu melahirkan atlet berprestasi.
Ketua NPCI Banyumas, Drs. Suwondo, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diraih kedua atlet tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti pemusatan latihan jangka panjang menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas sekaligus membuka peluang meraih prestasi yang lebih tinggi.
"Alhamdulillah, dua atlet Banyumas mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan jangka panjang di Solo. Semoga mereka bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan terus mengharumkan nama Banyumas," ujar Suwondo, Jumat (3/7).
BACA JUGA:NPCI Banyumas Minta Tambahan Anggaran, Persiapan Peparpeda dan Peparprov Terkendala Dana
Prestasi yang ditorehkan Najib dan Naufal menjadi modal kuat hingga akhirnya dipercaya masuk dalam program pembinaan jangka panjang NPCI Jawa Tengah. Pada Peparpenas 2025, Najib meraih medali emas di nomor lari 100 meter dan 200 meter, sedangkan Naufal menyumbangkan medali perak dari cabang olahraga para bulutangkis.
Selain menyiapkan atlet berprestasi, NPCI Banyumas juga terus memperkuat dukungan terhadap atlet difabel melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu upaya yang didorong adalah pelaksanaan Program Jaksa Garda Inklusi (JAGAIN) bersama Kejaksaan Negeri Purwokerto.
"Harapannya program ini bisa membantu anak-anak difabel, khususnya atlet NPCI, agar semakin setara, mandiri, dan berprestasi. Kami juga berharap seluruh NPCI kabupaten dan kota bisa berkoordinasi untuk menyukseskan program ini," tambahnya.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan dari berbagai pihak, NPCI Banyumas optimistis semakin banyak atlet difabel mampu berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi. Upaya tersebut diharapkan melahirkan lebih banyak prestasi yang mengharumkan nama Banyumas di tingkat provinsi maupun nasional. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
