Banner v.2

Taman Terminal Bulupitu Purwokerto Tergenang, Warga Batal Ajak Anak Bermain

Taman Terminal Bulupitu Purwokerto Tergenang, Warga Batal Ajak Anak Bermain

GENANGAN AIR. Seorang anak mengurungkan niatnya tidak jadi bermain karena ada genangan air. -JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Rencana warga untuk memanfaatkan ruang publik terganggu setelah taman di Terminal Bulupitu tergenang air usai hujan deras. Kondisi ini membuat sejumlah orang tua mengurungkan niat mengajak anak bermain di area tersebut.

Salah satunya dialami Palupi (35) yang datang bersama anaknya. Ia mendapati area bermain yang biasa digunakan justru dipenuhi genangan air.

"Biasanya main perosotan. Tapi ini malah ada genangan air," kata dia. Situasi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan sekaligus berpotensi membahayakan anak-anak.

Menurutnya, genangan muncul akibat air hujan yang tidak mengalir dengan baik di area taman. Ia menduga sistem drainase kurang optimal setelah dilakukan penataan.

BACA JUGA:Cek Kesehatan Gratis Diserbu Pemudik, Layanan Balik di Terminal Bulupitu Purwokerto Ramai

"Mungkin karena ini dipaving tapi tidak total. Jadi air terjebak dan tidak bisa mengalir," ujarnya. Kondisi itu menyebabkan air mengendap di beberapa titik taman.

Keluhan serupa berpotensi dirasakan pengunjung lain yang datang untuk memanfaatkan fasilitas publik tersebut. Taman yang seharusnya menjadi ruang bermain justru tidak bisa digunakan secara maksimal.

Sementara itu, Kasi Terminal Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Muharam Wijayanto, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut. Ia memastikan kondisi taman akan segera diperiksa.

"Akan kita cek terlebih dahulu," paparnya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti genangan yang terjadi.

BACA JUGA:Rampcheck Bus Temukan Lampu Mati dan Wiper Bermasalah, Cek Kelaikan Armada di Terminal Bulupitu Purwokerto

Ia menjelaskan, pada akhir tahun lalu telah dilakukan penataan taman di area tersebut. Sejumlah fasilitas seperti tempat duduk dan pemasangan paving ditambahkan untuk mempercantik kawasan.

Namun, untuk tahun ini belum tersedia anggaran khusus untuk penanganan taman. Fokus anggaran pemeliharaan saat ini masih diarahkan pada perbaikan kios yang mengalami kebocoran.

"Kalau untuk tahun ini belum ada anggaran (untuk taman). Ada pemeliharaan untuk kios kios yang atapnya pada bocor," pungkasnya. Kondisi ini membuat penanganan taman berpotensi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: