Hujan Angin Terjang Baturraden Banyumas, Akses Wisata Terhenti Sementara
Hujan angin di Baturraden sebabkan pohon tumbang dan sempat menutup jalur wisata Pancuran 7. Listrik padam, tidak ada korban jiwa.-FAQIH UNTUK RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Selasa (3/2) sore. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon damar dan pinus di kawasan hutan Perhutani tumbang dan menutup akses menuju kawasan wisata Pancuran 7.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Raya Pancuran 7, Desa Kemutug Lor. Pohon berukuran besar roboh ke badan jalan dan menimpa tiang listrik hingga menghambat aktivitas warga dan wisatawan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari dan menuju Pancuran 7 serta jalur arah Serang, Kabupaten Purbalingga, sempat terhenti. Sejumlah pengendara terpaksa menunggu hingga proses penanganan dilakukan oleh petugas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Ladjis, mengatakan tumbangnya pohon dipicu oleh kondisi fisik pohon yang sudah rapuh. Kondisi tersebut diperparah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.
BACA JUGA:Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Kembaran Banyumas, 19 Rumah Warga Terdampak
Kombinasi cuaca ekstrem dan struktur pohon yang melemah membuat pohon tidak mampu menopang beban. Akibatnya, pohon roboh menimpa tiang listrik dan menutup badan jalan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kabel jaringan listrik sempat putus sehingga menyebabkan pemadaman listrik di kawasan Bobocabin dan sekitar Pancuran 7,” ujar Abdul Ladjis.
Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di kawasan Bobocabin Baturraden. Beberapa pohon di area penginapan dilaporkan tumbang akibat terpaan angin kencang.
Salah satu pegawai Bobocabin Baturraden, Faqih, menyebut hingga Rabu (4/2) pihak pengelola masih melakukan pengecekan lanjutan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ada tidaknya kerusakan pada unit cabin.
BACA JUGA:Hujan Deras, Bangunan Talud SMP N 3 Wanareja Cilacap Ambruk
“Di kawasan Bobocabin juga beberapa pohon tumbang. Untuk kerusakan cabin masih kami cek, belum bisa dipastikan,” kata Faqih.
Setelah dilakukan penanganan, akses jalan menuju Pancuran 7 dan arah Serang Purbalingga kembali dapat dilalui kendaraan. Arus lalu lintas berangsur normal setelah material pohon berhasil disingkirkan.
BPBD Banyumas mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Banyumas dalam beberapa waktu ke depan. ***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

