Enam Pemuda Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Tembakau Sintesis di Purwokerto
Enam pemuda tengah diintrogasi dan diamankan di Sat Res Narkoba Polresta Banyumas.-HUMAS POLRESTA BANYUMAS UNTUK RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Satuan Reserse Narkoba Polresta Banyumas kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkotika. Enam pemuda diamankan dalam operasi pengungkapan peredaran tembakau sintetis dan psikotropika di wilayah Purwokerto Utara pada Rabu (26/11) malam.
Kapolresta Banyumas melalui Kasat Resnarkoba Kompol Willy Budiyanto, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa penangkapan bermula dari kecurigaan petugas terhadap dua pemuda yang berada di tepi jalan wilayah Kelurahan Sumampir sekitar pukul 22.30 WIB.
"Dari pemeriksaan, ditemukan lima butir Riklona Clonazepam yang termasuk psikotropika. Kedua pemuda berinisial ATP alias Bagol (21) dan OMS (21) langsung kami amankan," jelasnya.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan membawa keduanya ke rumah kost tempat mereka tinggal. Dari penggeledahan, polisi menemukan paket tembakau sintetis dalam jumlah yang cukup besar.
BACA JUGA:Pembonceng Meninggal, Truk Kabur Usai Tabrak Motor di Cilongok
Operasi berlanjut hingga Kamis (27/11) sekitar pukul 00.15 WIB. Di sebuah rumah kost lain di Kelurahan Sumampir, petugas kembali mengamankan empat pemuda: FBA (22), SFB (21), JRI (20), dan TS alias Puput (24).
Dari lokasi tersebut, ditemukan total 332,22 gram tembakau sintetis, dengan rincian kepemilikan: ATP 47,55 gram, OMS 17,89 gram, FBA 181,79 gram, SFB 43,82 gram, JRI 9,16 gram dan TS alias Puput 31,98 gram.
"Ini bagian dari komitmen kami memberantas peredaran narkoba di Banyumas. Enam orang telah diamankan beserta barang bukti narkotika jenis tembakau sintetis dan psikotropika. Semuanya kini menjalani pemeriksaan intensif," tegas Kompol Willy.
Seorang warga sekitar kost juga membenarkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
BACA JUGA:Satlantas Banjarnegara Sosialisasi Keselamatan Jalan, Fokus Tekan Kecelakaan Pelajar
"Sering lihat keluar masuk malam-malam, tapi tidak menyangka kalau ternyata soal narkoba," ujarnya.
Saat ini penyidik tengah melanjutkan pemeriksaan, termasuk uji laboratorium barang bukti, tes kesehatan para tersangka, serta koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum. Polisi memastikan pengembangan kasus akan terus dilakukan.
"Kasus ini tidak berhenti di enam orang ini saja. Kami akan kejar siapa pun yang terlibat," tutupnya. (zet)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


