UMKM Purbalingga Disiapkan Masuk Platform Ekonomi Haji dan Umrah, Pendaftaran Belum Dibuka
Koordinasi Kemenhaj Purbalingga dengan Bidang UKM Dindagkopukm Purbalingga terkait pengembangan platform Haji dan Umrah Store, Kamis (24/9/2026).-Dok. Kemenhaj Purbalingga-
PURBALINGGA – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Purbalingga mulai menyiapkan UMKM lokal untuk masuk dalam platform Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah yang dikembangkan Kemenhaj Pusat.
Kemenhaj Purbalingga berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkopukm) Purbalingga untuk memetakan potensi UMKM yang dapat mengikuti ekosistem tersebut.
Kasubbag TU Kantor Kemenhaj Purbalingga, Desi Sukohartarto, mengatakan platform tersebut nantinya dapat menjadi sarana bagi UMKM mempromosikan produk langsung kepada calon jemaah haji.
"Jadi jemaah diharapkan nanti ketika adanya platform tersebut jemaah bisa belanja melalui platform itu. Tidak perlu jauh-jauh atau apalagi misalnya belanjanya di luar negeri," terang Desi, Minggu (4/10/2026).
BACA JUGA:Dindagkopukm Dorong UMKM Bentuk Koperasi, Bukan Sekadar Tempat Pinjam Uang
Menurutnya, keberadaan platform tersebut diharapkan dapat menjaga perputaran uang jemaah tetap berada di daerah asal.
Selain platform digital, pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah juga akan didorong melalui pameran atau expo yang rencananya digelar di Jawa Tengah.
Dindagkopukm Purbalingga merespons peluang tersebut dengan menyiapkan fasilitasi bagi UMKM lokal. Dua hingga tiga UMKM rencananya dikirim untuk mengikuti kegiatan expo tersebut.
Namun, pengembangan platform saat ini masih berada pada tahap pendataan potensi pasar. Pendaftaran UMKM belum dilakukan karena platform tersebut masih tergolong baru.
BACA JUGA:PLUT KUMKM Purbalingga Buka 25 Kuota Gratis Pendaftaran Hak Merek 2026
"Kalau sampai saat ini belum sampai ke pendaftaran. Apalagi kan terkait platform itu kan baru juga, jadi kesiapannya kan memang belum maksimal," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
