Banner Honda

Target Retribusi RSUD Purbalingga Turun Rp16,7 Miliar, Puskesmas Karanganyar Belum Punya Lahan Parkir

Target Retribusi RSUD Purbalingga Turun Rp16,7 Miliar, Puskesmas Karanganyar Belum Punya Lahan Parkir

Puskesmas Karanganyar menjadi sorotan Fraksi Amanat Demokrat terkait belum adanya lahan parkir milik puskesmas.-Dok. Puskesmas Karanganyar-

PURBALINGGA – Sektor kesehatan menjadi sorotan Fraksi Amanat Demokrat (FAD) DPRD Kabupaten Purbalingga.

Selain mempertanyakan turunnya target retribusi pelayanan RSUD Dr. R. Goetheng Taroenadibrata hingga Rp16,7 miliar, FAD menyoroti Puskesmas Karanganyar yang belum memiliki lahan parkir sendiri.

Juru Bicara FAD Musofan mengatakan, persoalan sarana prasarana tersebut menjadi perhatian karena Puskesmas Karanganyar tercatat sebagai penyumbang PAD sektor kesehatan terbesar kelima.

Namun, puskesmas tersebut masih harus menyewa lahan milik pihak lain untuk kebutuhan parkir.

BACA JUGA:Krisis Air Bersih Saat Persalinan, Polsek Karanganyar Kirim 1.050 Liter ke Puskesmas

Menanggapi sorotan tersebut, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menjelaskan, penyesuaian target pendapatan RSUD berkaitan dengan dinamika operasional rumah sakit dan regulasi BPJS.

"Penurunan target pendapatan RSUD Goetheng Taroenadibrata dikarenakan adanya penurunan jumlah pasien akibat semakin ketatnya persaingan layanan rumah sakit dan aturan klaim BPJS. Selain itu, target yang dipasang adalah target pesimis untuk mengontrol belanja agar tidak over belanja," jelasnya.

Sementara terkait lahan parkir Puskesmas Karanganyar, Fahmi mengatakan penataan ruang dan sarana prasarana telah masuk dalam skema pembenahan daerah. Perbaikan tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: