Banner Honda

Penderes Nira di Bobotsari Purbalingga Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon Kelapa

Penderes Nira di Bobotsari Purbalingga Ditemukan Meninggal di Bawah Pohon Kelapa

Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi penderes nira yang ditemukan meninggal setelah diduga jatuh dari pohon kelapa di Desa Dagan, Bobotsari.-Dok. Polsek Bobotsari-

PURBALINGGA – Penyadap atau penderes nira kelapa, Sudari (50), warga Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari, ditemukan meninggal dunia setelah diduga jatuh dari pohon kelapa saat menyadap nira.

Korban ditemukan warga dalam posisi tertelungkup di atas batu di bawah pohon kelapa pada Senin (28/9/2026).

Kapolsek Bobotsari AKP Tri Haryanto mengatakan, korban ditemukan oleh warga bernama Jumari (40) yang hendak menuju Sungai Klawing.

"Keesokan harinya, warga bernama Jumari (40) yang hendak menuju Sungai Klawing, melihat korban dalam posisi tertelungkup di atas batu di bawah pohon kelapa," katanya, Selasa (29/9/2026).

BACA JUGA:Bansos Penderes Diusulkan Rp200 Juta, Korban Kecelakaan Kerja Jadi Prioritas di Banyumas

Saat dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Bobotsari.

"Kami kemudian mendatangi lokasi melakukan pemeriksaan," jelasnya.

Hasil pemeriksaan medis tenaga kesehatan Puskesmas Bobotsari tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Namun, ditemukan luka di bagian kanan kepala dan patah tulang betis sebelah kiri.

"Diduga akibat korban jatuh dari pohon kelapa saat menyadap nira pada malam hari," ujarnya.

BACA JUGA:Jatuh dari Pohon Setinggi 16 Meter, Penderes Bobotsari Purbalingga Meninggal di Tempat

Sebelum kejadian, pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, korban berpamitan kepada keluarganya untuk menyadap nira pohon kelapa di kebun milik Yunus yang masih berada dalam satu wilayah RT.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

"Jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa setempat," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: