Banner Honda

Sampah Menumpuk, Pasar Kutawis Rencanakan Insinerator untuk Kurangi Pembakaran Terbuka

Sampah Menumpuk, Pasar Kutawis Rencanakan Insinerator untuk Kurangi Pembakaran Terbuka

Petugas membakar sampah di Pasar Kutawis sebagai upaya mengurangi tumpukan sampah.-Dok. UPTD Pasar Wilayah III-

PURBALINGGA – Tumpukan sampah di Pasar Kutawis, Kecamatan Bukateja, membuat petugas terpaksa melakukan pembakaran terbuka setiap dua hingga tiga hari sekali. Kondisi tersebut terjadi karena volume sampah dari aktivitas pasar dan warga sekitar tidak sebanding dengan ketersediaan armada pengangkut.

Untuk mengurangi persoalan tersebut, UPTD Pasar Wilayah III merencanakan pembangunan insinerator di Pasar Kutawis. Fasilitas pembakaran tertutup tersebut ditargetkan mulai terealisasi pada 2027.

Kepala UPTD Pasar Wilayah III Eka Aji Krisna mengatakan rencana tersebut akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Desa dan pendampingan teknis dari DLH PKP.

"Jadi kami punya inisiatif mandiri mengurangi debit sampah dengan mengelola secara mandiri. Rencana ingin secepatnya, tapi kemungkinan 2027," ungkap Eka, Minggu (27/9/2026).

BACA JUGA:Sudah Angkut 1,5 Ton Sampah, Timbunan di Sungai Purbalingga Masih Muncul

Selama ini pembakaran terbuka dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah. Namun, asap dan bau dari pembakaran tersebut dikeluhkan karena menyebar hingga kawasan perumahan warga.

Insinerator yang direncanakan menggunakan ruang pembakaran tertutup dan cerobong. Fasilitas tersebut diharapkan membuat proses pembakaran lebih terkendali dibandingkan pembakaran terbuka yang selama ini dilakukan.

Jika terealisasi, pengelolaan sampah di Pasar Kutawis direncanakan menjadi proyek percontohan yang dapat diterapkan di pasar atau lokasi lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: