Semarak Harlah Ke-58 MTsN 1 Purbalingga: Karnaval, Pentas Seni, hingga Harmoni Alumni dan Bedah Buku
Puncak Harlah ke-58 MTsN 1 Purbalingga melalui acara Harmoni Alumni, Sabtu (26/9/2026).-Dok. Humas MTsN 1 Purbalingga-
PURBALINGGA – Hari Lahir (Harlah) ke-58 MTs Negeri 1 Purbalingga dirangkai dengan sejumlah kegiatan selama tiga hari, Kamis-Sabtu (24-26/9). Selain karnaval dan pentas seni, rangkaian kegiatan juga diisi penanaman 1.000 pohon, aksi bersih lingkungan, hingga bedah buku.
Rangkaian bertajuk “Harmoni 58 Tahun MTsN 1 Purbalingga: Bersatu dalam Aksi, Lestari dalam Tradisi, Gemilang dalam Prestasi” tersebut dibuka dengan Karnaval Syiar Lingkungan pada Kamis (24/9).

Bedah Buku Hermeneutika Adab dalam rangkaian puncak Harlah ke-58 MTsN 1 Purbalingga, Sabtu (26/9/2026).-Dok. Humas MTsN 1 Purbalingga-
Setelah karnaval keliling, kegiatan dilanjutkan dengan Pentas Seni dan pembagian doorprize di Indoor Matsabangga. Sejumlah siswa menampilkan bakatnya, termasuk penampilan Band Matsabangga.
Pada hari kedua, Jumat (25/9), kegiatan diarahkan pada penguatan nilai religius dan kepedulian lingkungan. Civitas akademika MTsN 1 Purbalingga berziarah ke makam para pendiri di Sokawera dan Karangmalang, kemudian dilanjutkan penanaman 1.000 pohon serta aksi bersih lingkungan madrasah.
BACA JUGA:Antusias, Siswa Meriahkan Harlah MTsN 1 Kebumen
Rangkaian kegiatan ditutup Sabtu (26/9) melalui acara Harmoni Alumni dan forum bedah buku. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi lintas angkatan sekaligus menghadirkan forum intelektual di lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 1 Purbalingga, Syarif Hidayat, mengatakan konsep puncak Harlah sengaja dibuat berbeda. Bedah buku dipilih agar perayaan ulang tahun madrasah tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Dan hari ini kita puncaknya berupa kegiatan Harlah yang kita kemas dalam sebuah event bedah buku. Tujuannya adalah ini sumbangsih MTs Negeri 1 Purbalingga memberikan dampak yang lebih bermanfaat, tidak sekadar kita mengumpulkan orang,” terang dia.
Memasuki usia 58 tahun, Syarif mengatakan keluarga besar MTsN 1 Purbalingga ingin terus mendorong madrasah menghasilkan capaian yang lebih besar. Hal tersebut sejalan dengan tagline yang diusung, yakni “Madrasah Fantastik”.
BACA JUGA:Harlah, UMNU Perluas Kiprah
“Harapan kami dari keluarga besar MTs Negeri 1 Purbalingga ini, di usianya yang ke-58 ini sesuai dengan tagline yang kita usung itu ‘Madrasah Fantastik’. Intinya secara makro MTs Negeri 1 Purbalingga harus betul-betul menorehkan sesuatu yang fantastik,” jabarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, turut mengapresiasi rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, usia 58 tahun menunjukkan perjalanan panjang madrasah dalam bidang akademik dan prestasi.
“Tentu usia 58 bukan usia muda lagi, usia sudah matang. Matang dari sisi akademis, matang dari sisi prestasi, dan terus memberikan yang terbaik, memberikan hal-hal yang bersifat fantastik untuk generasi menuju Indonesia Emas tahun 2045. Selamat, sukses, dan lahir yang gemilang,” pungkasnya. (ads)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
