Banner Honda

Pendapatan Purbalingga Turun Rp161,46 Miliar, Banggar Wanti-wanti Cadangan Anggaran 2027 Menipis

Pendapatan Purbalingga Turun Rp161,46 Miliar, Banggar Wanti-wanti Cadangan Anggaran 2027 Menipis

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purbalingga, Ahmad Sa'bani saat menyampaikan laporan hasil pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026.-Dok. Humpro DPRD Purbalingga-

PURBALINGGA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Purbalingga mengingatkan Pemkab terhadap risiko fiskal pada 2027 menyusul turunnya proyeksi pendapatan daerah dalam Perubahan APBD 2026. Penggunaan SiLPA untuk menutup defisit membuat cadangan pembiayaan daerah pada penyusunan RAPBD Murni 2027 diperkirakan mendekati nol.

Peringatan tersebut disampaikan Banggar dalam Laporan Hasil Pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Purbalingga, Rabu (2/9/2026).

Dalam perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan turun Rp161,46 miliar atau 7,72 persen. Pendapatan turun dari alokasi APBD Murni sebesar Rp2,09 triliun menjadi Rp1,93 triliun.

Di sisi lain, alokasi belanja daerah disesuaikan menjadi Rp2,03 triliun. Nilai tersebut turun 3,45 persen dibandingkan anggaran awal.

BACA JUGA:Pendapatan Daerah Turun Rp161 Miliar, Defisit Purbalingga Ditutup SiLPA

Untuk menutup defisit, Pemkab mengandalkan kenaikan penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025. SiLPA tersebut merupakan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar Rp103,76 miliar.

Banggar menilai penggunaan SiLPA dalam jumlah tersebut perlu diantisipasi dampaknya terhadap kemampuan pembiayaan pada tahun berikutnya.

"Pemerintah Daerah perlu menyusun strategi mitigasi fiskal sejak dini mengingat penggunaan SiLPA Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp103,76 miliar untuk menutup defisit Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 mengakibatkan sisa cadangan pembiayaan mendekati Rp0 pada penyusunan RAPBD Murni Tahun Anggaran 2027," tegas juru bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Purbalingga, Ahmad Sa'bani. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: