Banner Honda

Liga Internal PSSI Purbalingga 2026 Dimulai, 43 Klub Berebut Posisi di Tiga Kasta

Liga Internal PSSI Purbalingga 2026 Dimulai, 43 Klub Berebut Posisi di Tiga Kasta

Ketua Umum PSSI Purbalingga Uut Triyas Yanuar.-Aditya/Radarmas-

PURBALINGGA – Liga Internal PSSI Purbalingga 2026 kembali digelar dengan melibatkan 43 klub anggota. Kompetisi ini sekaligus menjadi ajang penjaringan pemain potensial untuk memperkuat Persibangga Purbalingga.

Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung di Lapangan Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, Minggu (6/9/2026) sore. Laga pembuka Liga 1 mempertemukan Putra Junior melawan Renasha FC.

Ketua Umum PSSI Purbalingga Uut Triyas Yanuar mengatakan, kompetisi tahun ini digelar di empat venue. Yakni Lapangan Desa Babakan, Lapangan Desa Lambur, Lapangan Desa Bandingan, dan Lapangan Desa Sumingkir.

"Liga internal tahun ini, akan dilaksanakan di empat venue, yakni Lapangan Desa Babakan, Lapangan Desa Lambur, Lapangan Desa Bandingan dan Lapangan Desa Sumingkir," kata Uut, Selasa (1/9/2026).

BACA JUGA:PSSI Purbalingga Tarik Perangkat Pertandingan, Turnamen Sepak Bola Wirasaba Resmi Dihentikan

Sebanyak 43 klub dibagi ke dalam tiga kasta kompetisi. Liga 1 diikuti sembilan klub, Liga 2 sebanyak 18 klub dalam empat grup, sedangkan Liga 3 diikuti 16 klub yang terbagi dalam empat grup.

Menurut Uut, kompetisi rutin tersebut tidak hanya menjadi wadah pertandingan bagi atlet sepak bola Purbalingga. Liga internal juga menjadi sarana untuk menemukan pemain terbaik yang berpeluang memperkuat Persibangga.

"Dalam waktu dekat Persibangga akan menghadapi kompetisi Liga 3 Nasional, sehingga kami berharap kompetisi ini mampu melahirkan talenta-talenta berkualitas," ujarnya.

PSSI Purbalingga akan menggunakan kompetisi tersebut untuk memantau dan menyeleksi pemain yang dinilai memiliki kualitas untuk masuk skuad Persibangga.

BACA JUGA:PSSI Resmi Tunjuk Persibangga Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2025/2026

Uut juga mengajak masyarakat dan pecinta sepak bola ikut meramaikan sekaligus mengawal kompetisi. Menurutnya, pelaksanaan liga internal dapat menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kompetisi pada masa mendatang. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: