Kekeringan Meluas di Purbalingga, 38 Desa dan 12.717 Jiwa Terdampak Kekurangan Air Bersih
Petugas mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Purbalingga.-Dok. BPBD Purbalingga-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Wilayah terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih di Kabupaten Purbalingga terus meluas. Data terbaru BPBD Purbalingga mencatat 38 desa di 11 kecamatan telah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Revon H melalui Sekretaris BPBD Aris Mulyanto mengatakan, jumlah desa dan luasan wilayah terdampak terus bertambah. Sejumlah desa juga telah mengajukan pengiriman air bersih dan mendapatkan bantuan.
"Data terbaru, sudah ada 38 desa di 11 kecamatan yang terdampak. Sejumlah wilayah tersebut sudah mengajukan pengiriman air bersih dan sudah dikirim bantuan," katanya kepada Radarmas, Jumat (28/8/2026).
Kekurangan air bersih tersebut berdampak terhadap 3.562 kepala keluarga (KK) atau 12.717 jiwa. Selain permukiman warga, kondisi serupa juga terjadi di satu pondok pesantren dan dua sekolah.
BACA JUGA:42 Hari Kekeringan di Purbalingga, 2,487 Juta Liter Air Bersih Sudah Didistribusikan
Meluasnya wilayah terdampak membuat BPBD harus mengubah pola distribusi bantuan. Pengiriman air bersih kini dilakukan hingga malam hari agar seluruh jadwal distribusi dapat terpenuhi.
"Bantuan air bersih kami distribusikan hingga malam hari. Sebab, jika hanya menggunakan jam kerja maka tidak akan terdistribusi semua jadwal pengiriman yang telah ditentukan," jelasnya.
Hingga Jumat (28/8/2026), total bantuan yang telah didistribusikan mencapai 727 tangki atau sekitar 3,423 juta liter air. Dari jumlah tersebut, 344 tangki atau sekitar 1,72 juta liter berasal dari Pemkab Purbalingga.
Sementara itu, bantuan lainnya berasal dari 23 lembaga maupun perseorangan. BPBD juga berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten Purbalingga untuk mendukung pengiriman air ke wilayah terdampak.
BACA JUGA:10.950 Warga Purbalingga Terdampak Kekeringan, BPBD Sudah Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih
Sebagian besar kebutuhan air untuk distribusi bantuan tersebut menggunakan sumber air milik PDAM. BPBD juga meminjam lima unit toren untuk mempermudah penyaluran air bersih di lokasi terdampak.
Dengan bertambahnya wilayah terdampak, distribusi bantuan air bersih tidak lagi hanya mengandalkan pola pengiriman pada jam kerja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
